INOV Saham Perusahaan Apa? Produsen Tekstil Daur Ulang, Intip Profil dan Kegiatan Usahanya
IDXChannel—INOV saham perusahaan apa? Saham PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) diperdagangkan menyentuh auto reject atas di harga Rp244 per saham, naik 33,33 persen dari pembukaan.
INOV juga menyentuh auto reject pada Kamis (15/1/2026) silam, dengan kenaikan harga 34,56 persen menjadi Rp183 per saham. INOV dan sejumlah saham tekstil lainnya, mendapat sentimen positif dari rencana pemerintah untuk menghidupkan BUMN tekstil.
PT Inocycle Technology Group Tbk tercatat sebagai emiten berang konsumen non-primer yang menjalankan kegiatan usaha utamanya di bidang pengolahan plastik daur ulang, dan bergerak di industri tekstil dengan subsektor pakaian dan barang mewah.
Melansir laman resmi perseroan (19/1/2026), perusahaan ini didirikan pada 2001 dengan nama PT Hilon Felt sebagai pabrik non-woven, yakni kain yang dibuat tanpa proses tenun. Pabrik pertamanya didirikan di Tangerang.
Perseroan mulai mendirikan pabrik recycled polyester staple fiber (Re-PSF) pada 2011. Tahun-tahun berikutnya perseroan berekspansi dengan mendirikan pabrik-pabrik lain untuk non-woven dan Re-PSF, serta mengantongi sertifikasi Global Recycled Standard (GRS).
Kegiatan usaha yang dilakukan INOV mencakup pembuatan kain non-woven, pengelolaan serat staple buatan (poliamid, polyester, rayon viscose, akrilik, dll), pemulihan material non-logam yang mencakup kegiatan pengolahan barang bekas bukan dari logam.
INOV adalah perusahaan teknologi bersih yang berfokus pada pengolahan, daur ulang sampah botol plastik PET, dan sampah plastik lainnya menjadi Re-PSF yang notabene adalah produk utama yang dihasilkan perseroan.
Selain Re-PSF, INOV juga menghasilkan dua produk turunan lainnya, yakni non-woven (bukan tenun) dan homeware. Re-PSF digunakan sebagai bahan baku untuk manufaktur non-woven untuk otomotif, pakaian, furniture, dan sebagainya.
INOV memiliki lima pabrik pengolahan yang tersebar di Tangerang, Mojokerto, Karanganyar, Salatiga, dan Palembang. Limbah yang dikumpulkan perseroan lalu dipilah, dihancurkan, dicuci bersih, lalu dibuat menjadi serpihan untuk kemudian diolah menjadi Re-PSF dan produk turunan lainnya.
Lalu siapa pemilik saham INOV saat ini? Mengutip data Bursa Efek Indonesia, berikut ini adalah informasi kepemilikan saham di PT Inocycle Technology Group Tbk.
INOV Saham Perusahaan Apa? Informasi Kepemilikan Sahamnya
Sesuai laporan bulanan registrasi pemegang efek yang dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia, per 31 Desember 2026 pengendali saham INOV adalah PT Samudera Industri dengan kepemilikan sebanyak 1,20 miliar saham, setara 66,38 persen dari total saham terdaftar.
Pemegang saham mayoritas lainnya adalah Sandiana Soemarko dengan kepemilikan sebanyak 186 juta saham, setara 10,32 persen dari total saham. Sementara masyarakat memiliki 384 juta saham INOV, setara 21,26 persen dari total saham.
Adapun penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham INOV, atau pemilik perusahaan, adalah Jaehyuk Choi, Wonhyuk Choi, dan Victor Sheng Hyeok Choi. Ketiganya tengah aktif menjabat sebagai direksi di perseroan.
INOV mencatatkan sahamnya secara perdana di Bursa Efek Indonesia pada 2019 dengan melepas 608 juta saham di harga penawaran Rp250 per saham. Dari IPO ini perseroan mengantongi dana sebanyak Rp152 miliar.
Pada perdagangan Senin (19/1/2026), INOV diperdagangkan menyentuh auto reject atas untuk kedua kalinya dengan harga Rp244 per saham. Nilai transaksi mencapai Rp27,20 miliar, dengan volume transaksi mencapai 1,20 juta saham diperdagangkan.
Itulah informasi singkat tentang INOV saham perusahaan apa.
(Nadya Kurnia)










