Jaga Likuiditas BEI, Danantara Siap Belanja Saham Tiap Hari

Jaga Likuiditas BEI, Danantara Siap Belanja Saham Tiap Hari

Ekonomi | okezone | Minggu, 1 Februari 2026 - 18:15
share

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melalui lini Investment Management-nya menegaskan peran aktifnya sebagai pemain besar di pasar modal Indonesia

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengungkapkan bahwa pihaknya telah rutin melakukan injeksi modal ke bursa saham sejak akhir Desember 2025 dan akan terus melanjutkannya secara masif pada pekan depan.

Langkah ini diambil untuk memberikan sinyal positif kepada pasar bahwa pemerintah melalui Danantara hadir sebagai active participant guna menjaga stabilitas dan nilai investasi di tanah air.

"Bisa saya lapor juga, Bu Kiki (OJK), kita sudah dari akhir Desember sudah mulai berinvestasi, sudah nambah setiap hari kita investasi, termasuk di 3 hari terakhir di minggu ini kita setiap hari berinvestasi melalui manajer investasi-manajer investasi yang sudah kami tunjuk," ujar Pandu dalam acara 8 Rencana Aksi Percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal di Main Hall BEI, Minggu (1/2/2026).

Dalam enam bulan ke depan, Danantara memilih strategi investasi tidak langsung dengan menunjuk sejumlah Manajer Investasi (MI). 

Pandu menjelaskan bahwa cara ini diambil untuk menarik minat pemain pasar lainnya (crowd in) agar ikut aktif bertransaksi, sekaligus menjaga profesionalisme pengelolaan dana.

 

Terkait kriteria saham yang dibidik, Danantara memberikan mandat ketat kepada para MI untuk hanya menyasar saham-saham dengan fundamental "sehat" dan likuiditas tinggi.

"Jadi saya balik kepada satu, it has to have very good liquidity, ini sangat penting. Kedua, it has to have a very good business. Dan ketiga, it has to have a very good fundamental," tegas Pandu.

Pandu menambahkan bahwa faktor pertumbuhan (good growth) dan arus kas (cash flow) yang kuat menjadi syarat mutlak agar investasi Danantara dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel.

Pandu mengungkapkan komitmen besar Danantara untuk tahun 2026, di mana sekitar 50 persen dari total pendanaan lembaga ini akan dialokasikan ke pasar publik (public market), dengan prioritas utama pada aset-aset di dalam negeri.

Meskipun memiliki mandat untuk bisa berinvestasi di luar negeri, Danantara menegaskan keberpihakannya pada ekonomi Indonesia karena melihat adanya nilai (value) yang sangat menarik pada bisnis-bisnis lokal saat ini.

"Minggu depan pun, Senin, Selasa, Rabu, Kamis kami akan berinvestasi masuk ke pasar modal. Karena menurut kami there is good value di ekonomi Indonesia berjalan dengan baik. Besok kita jam 9 pagi kan sudah buka pasar. We are active participant in the market," pungkasnya.

Hadirnya Danantara sebagai investor institusi yang "haus" akan saham-saham berkualitas diharapkan mampu menjadi penopang IHSG saat pembukaan pasar Senin pagi, sekaligus meredam kekhawatiran pasca-gejolak di pekan sebelumnya.

Topik Menarik