Jelang Ramadan, Stok Daging Sapi dan Kambing di Papua Aman
Pemerintah Provinsi Papua memastikan ketersediaan komoditas daging sapi dan kambing bagi masyarakat berada dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Meski masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, koordinasi intensif terus dilakukan guna menjamin stabilitas pangan di Bumi Cenderawasih.
"Ketersediaan daging sapi dan kambing di Provinsi Papua masih dipasok dari luar, namun secara nasional Pemerintah Pusat terus melakukan upaya stabilisasi pasokan dan harga. Meskipun harga di Papua berada di atas harga nasional, pemerintah bersama pelaku usaha tetap berkomitmen agar ketersediaan daging sapi dan kambing mencukupi hingga Hari Raya Idulfitri," ujar Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Lunanka V. M. L. Daimboa dalam dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/2/2026).
Baca Juga: Milenial Apresiasi Upaya Presiden Nyalakan Listrik 24 Jam di Papua
Lunanka menjelaskan bahwa instansinya secara aktif melakukan pemantauan harga dan stok komoditas strategis secara rutin. Langkah pengawasan ini diintegrasikan melalui rapat pengendalian inflasi daerah yang dilaksanakan setiap pekan untuk mendeteksi dini potensi lonjakan harga di pasar.
Dalam rapat koordinasi tersebut, fokus perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada daging, tetapi juga mencakup komoditas bahan pokok penting lainnya. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga daya beli masyarakat Papua agar tidak terbebani oleh fluktuasi harga musiman.Baca Juga:Cerita dr Merlins Waromi, Perempuan Papua Lulusan Dokter Spesialis Tercepat UGM
Pemerintah Provinsi Papua juga memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta pelaku usaha untuk mengawal kelancaran jalur distribusi. Kelancaran arus barang dari pelabuhan hingga ke tangan konsumen menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan barang di seluruh wilayah Papua.
Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dan merayakan Lebaran dengan tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan pangan. Pemerintah mengimbau warga untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan guna mendukung stabilitas stok di pasara










