Ritel Khawatir Keterlambatan Barang Impor, Ganggu Belanja Lebaran 2026

Ritel Khawatir Keterlambatan Barang Impor, Ganggu Belanja Lebaran 2026

Ekonomi | okezone | Sabtu, 7 Maret 2026 - 17:35
share

JAKARTA — Ritel mengeluhkan keterlambatan pasokan barang impor menjelang periode belanja Lebaran 2026. Kondisi ini berpotensi mengganggu penjualan di pusat-pusat perbelanjaan menjelang hari raya.

Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, menjelaskan bahwa stok barang dari produsen dalam negeri sejauh ini relatif aman. Namun, sejumlah produk impor mengalami keterlambatan pengiriman.

"Kita berusaha memenuhi stok. Stok yang ada dari lokal cukup terjaga, namun untuk impor kami menghadapi masalah," katanya Sabtu (7/3/2026).

Budihardjo juga menyoroti padatnya momentum belanja pada awal tahun, mulai dari perayaan Imlek, Cap Go Meh, Ramadhan, hingga Lebaran yang berlangsung dalam waktu berdekatan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan stok barang menjadi lebih besar dalam waktu singkat.

"Kita perlu stok yang banyak di bulan Januari. Jadi stok itu harus cukup sampai bulan Maret. Karena Lebarannya juga maju, ada Valentine, Imlek, Nataru, semua," kata Budihardjo.

 

Untuk mengatasi persoalan ini, ia berharap adanya koordinasi yang lebih kuat antara pelaku usaha dan pemerintah, khususnya dengan instansi terkait seperti bea cukai serta kementerian teknis.

"Jadi harapan kami bisa koordinasi dari Bea Cukai, Kementerian Perindustrian, Perdagangan, dan semua kementerian. Barang-barang itu harus ada, atau kita akan kehilangan momentum penjualan," tandasnya.

Topik Menarik