BEI Soroti Penurunan Free Float MLIA, Ini Penjelasan Manajemen
IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyoroti penurunan porsi free float PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) dari 28,98 persen menjadi hanya 4,67 persen pada Februari 2026.
Menanggapi hal tersebut, manajemen MLIA menjelaskan, penurunan tajam tersebut bukan disebabkan oleh aksi jual saham di pasar, melainkan hasil evaluasi internal atas klasifikasi kepemilikan saham.
Perseroan menemukan adanya struktur kepemilikan hingga penerima manfaat akhir yang sebelumnya dikategorikan sebagai publik (free float). Namun setelah ditelusuri lebih lanjut ternyata memiliki hubungan afiliasi tidak langsung dengan perseroan.
"Saham-saham tersebut direklasifikasi dari kategori free float menjadi kepemilikan terafiliasi, yang berdampak pada penurunan signifikan porsi free float yang dilaporkan," tutur manajemen menjawab pertanyaan Bursa, JUmat (27/3/2026).
Sejalan dengan itu, terjadi peningkatan signifikan pada kepemilikan saham pihak terafiliasi, yang naik dari sebelumnya 189,85 juta saham menjadi 1,79 miliar saham dalam periode satu bulan.
Manajemen menegaskan, peningkatan kepemilikan tersebut merupakan bagian dari proses akumulasi yang telah berlangsung sebelumnya, bukan aksi agresif yang terjadi dalam waktu singkat.
Lebih lanjut, perseroan menyampaikan bahwa perbedaan data free float yang terjadi saat ini merupakan koreksi atas pemahaman yang lebih tepat terhadap definisi saham afiliasi sesuai regulasi, dan bukan merupakan inkonsistensi yang disengaja.
Secara historis, perseroan mengklasifikasikan saham afiliasi berdasarkan kesamaan anggota pengurus antara pemegang saham dan perusahaan terbuka. Namun, setelah evaluasi lebih mendalam, cakupan afiliasi diperluas hingga mencakup hubungan tidak langsung pada tingkat penerima manfaat akhir.
Perseroan mengakui bahwa sebelumnya tidak dilakukan pengungkapan atas transaksi perolehan saham tersebut karena perbedaan pemahaman dalam klasifikasi afiliasi.
(DESI ANGRIANI)








