Jasa Marga (JSMR) Raup Laba Rp775 Miliar pada Kuartal I-2026, Turun 16 Persen

Jasa Marga (JSMR) Raup Laba Rp775 Miliar pada Kuartal I-2026, Turun 16 Persen

Ekonomi | idxchannel | Kamis, 30 April 2026 - 13:34
share

IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) meraup laba bersih sebesar Rp775 miliar sepanjang Januari-Maret 2026. Angka tersebut turun sekitar 16 persen dibandingkan laba bersih yang diraih pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp928 miliar.

Penurunan laba bersih tersebut disebabkan oleh meningkatnya biaya keuangan seiring beroperasinya Jalan Tol Jogja-Solo. Pada kuartal I-2026, perseroan membayar beban keuangan sebesar Rp889 miliar, meningkat 12 persen dibandingkan kuartal I-2025 sebesar Rp791 miliar.

Meski berdampak negatif dalam jangka pendek, pengoperasian ruas tol baru ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan kinerja usaha ke depan. Di samping itu, perseroan tetap berkomitmen menjaga kesehatan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang terukur, serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan yang diiringi peningkatan kualitas layanan kepada pengguna jalan.

Dari sisi top line, Jasa Marga membukukan pendapatan usaha sebesar Rp5,1 triliun, tumbuh 10 persen secara tahunan. Pendapatan tersebut dikontribusikan dari kinerja pendapatan tol sebesar Rp4,7 triliun dan pendapatan usaha lain sebesar Rp398 miliar di mana keduanya tumbuh masing-masing 9,4 persen dan 24,4 persen.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha, EBITDA Jasa Marga juga meningkat 11 persen menjadi Rp3,4 triliun dengan margin EBITDA yang terjaga di level 66,1 persen.

‘’Capaian ini mencerminkan konsistensi perseroan dalam pengendalian beban usaha serta optimalisasi kinerja operasional,’’ ujar Rivan melalui keterangan resmi, Kamis (30/4/2026).

Pertumbuhan pendapatan yang positif ini sejalan dengan kuatnya kinerja operasional. Dalam tiga bulan pertama tahun 2026, Jasa Marga mencatat pertumbuhan volume transaksi di jalan tol sebesar 1,64 persen atau mencapai 318,8 juta kendaraan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 3,5 juta kendaraan.

Hingga saat ini, Jasa Marga masih menjadi market leader di industri jalan tol nasional dengan total panjang jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 1.294 kilometer (km) dari total konsesi sepanjang 1.736 km. Angka ini merepresentasikan 42 persen dari total jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia.

Selain itu, perseroan terus melanjutkan pembangunan sejumlah jalan tol strategis yang berada dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan, antara lain Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, dan Jalan Tol Akses Patimban. Keempat ruas tol tersebut, selain Jalan Tol Akses Patimban, telah dioperasikan secara fungsional tanpa tarif periode Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Pertumbuhan yang konsisten pada pendapatan tol, pendapatan usaha lain, serta EBITDA menjadi indikator kuat terjaganya fundamental bisnis Perseroan. Hal ini mencerminkan kemampuan Jasa Marga dalam menjaga stabilitas kinerja sekaligus memperkuat daya tahan usaha di tengah dinamika industri,” kata Rivan.

Pada Maret 2026, Jasa Marga melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun untuk mendukung pembiayaan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dengan total nilai investasi mencapai Rp25,61 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam menjaga keberlanjutan ekspansi sekaligus memperkuat struktur pembiayaan proyek.

“Pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengelolaan infrastruktur. Jasa Marga terus mengedepankan transformasi infra as structure menjadi infra as culture yang berfokus pada engagement pengguna jalan tol sebagai pusat layanan, sekaligus memperkuat peran Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan,” pungkasnya.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik