IHSG Siang Rebound 2,34 ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menutup perdagangan sesi I Rabu (10/6/2026) di zona hijau dengan penguatan signifikan 2,34 atau naik 134,58 poin ke level 5.881,23. Secara intraday, IHSG sesi siang bergerak pada rentang 5.677,97 hingga 5.939,35 dengan pembukaan di posisi 5.744,06.
Penguatan yang terjadi sejak awal perdagangan sempat membawa indeks mendekati level psikologis 5.950 sebelum mengalami aksi ambil untung dan bergerak stabil di kisaran 5.850-5.900 hingga penutupan sesi pertama.
Dari sisi aktivitas perdagangan, nilai transaksi mencapai Rp19,91 triliun dengan volume 28,91 miliar saham dan frekuensi transaksi sekitar 1,99 juta kali. Kondisi pasar juga menunjukkan penguatan yang merata, tercermin dari 571 saham naik, jauh lebih banyak dibandingkan 160 saham turun, sementara 228 saham stagnan.
Baca Juga: IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Penguatan IHSG ditopang oleh hampir seluruh sektor yang bergerak positif. Sektor teknologi menjadi pemimpin kenaikan dengan lonjakan 4,3, menunjukkan kembali masuknya minat investor ke saham-saham berbasis digital dan teknologi. Di belakangnya, sektor keuangan naik 3,34, memberikan kontribusi besar terhadap penguatan indeks mengingat bobot kapitalisasi yang dominan di IHSG.
Selain itu, sektor transportasi menguat 3,18, diikuti properti 2,64, energi 2,45, perindustrian 2,44, serta barang baku 2,38 persen. Kenaikan yang terjadi hampir di seluruh sektor mengindikasikan adanya broad-based rally atau penguatan yang berlangsung secara luas di pasar saham domestik.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melejit 7,57 Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Sementara itu, dari daftar saham penggerak, kelompok top gainers dipimpin oleh PT Multitrend Indo Tbk (BABY) yang melesat 35 ke level 189. Disusul PT First Media Tbk (KBLV) yang naik 34,85 ke level 89 dan XCIS yang menguat 34,78 persen. Kenaikan juga terjadi pada PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) sebesar 25,45 dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) sebesar 24,80.
Di sisi lain, tekanan jual masih terlihat pada sejumlah saham berkapitalisasi kecil. PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menjadi top loser dengan penurunan 14,69, diikuti PT Calculus Global Ventures Tbk (STAR) yang turun 11,54, serta PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) yang melemah 11,42.










