Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kenaikan harga BBM non-subsidi khususnya Pertamax telah diperhitungkan secara bijak. Saat ini, harga Pertamax tercatat sebesar Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 dibanderol Rp17.000 per liter. Kenaikan tersebut menjadi bagian dari mekanisme penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina maupun swasta.
“Sudah tentu perhitungannya ini dilakukan secara bijak oleh teman-teman pelaku usaha, baik Pertamina maupun pelaku swasta yang lainnya,” tegas Bahlil kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga:Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Selanjutnya, kata Bahlil, bahwa BBM non-subsidi menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah tetap menjaga stabilitas harga energi yang mendapatkan subsidi dari negara. “Nah, sementara harga yang non-subsidi itu menyesuaikan dengan harga pasar yang ada,” ujarnya.
Baca Juga:Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Bahlil pada kesempatan itu pun menegaskan bahwa BBM dan LPG subsidi tidak ada kenaikan atau perubahan. Dia menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah tetap menjaga stabilitas harga energi yang mendapatkan subsidi dari negara. “Kami menyampaikan bahwa harga BBM untuk bersubsidi maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali. Itu dulu,” papar Bahlil.









