Merger Maskapai AS, Allegiant Ambil Alih Sun Country dengan Nilai Rp24 Triliun
IDXChannel - Maskapai penerbangan berbiaya rendah Allegiant resmi mengumumkan rencana akuisisi terhadap Sun Country Airlines dalam transaksi bernilai sekitar USD1,5 miliar atau sekitar Rp24 triliun, termasuk kewajiban utang. Langkah ini menjadi bagian dari strategi konsolidasi untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar penerbangan Amerika Serikat.
Mengutip Reuters, Senin (11/01/2026), dalam skema kesepakatan tersebut, pemegang saham Sun Country akan menerima 0,1557 saham Allegiant serta uang tunai sebesar USD4,10 atau sekitar Rp66 ribu untuk setiap saham yang dimiliki. Dengan struktur ini, nilai saham Sun Country ditetapkan di level USD18,89 atau sekitar Rp302 ribu per saham, yang merepresentasikan premi sekitar 19,8 persen dibandingkan harga penutupan terakhir di USD15,77 atau sekitar Rp252 ribu.
Melalui akuisisi ini, jaringan rute perusahaan gabungan akan semakin luas, mencakup lebih banyak destinasi di Amerika Serikat maupun pasar internasional. Dari sisi operasional, armada akan diperkuat menjadi sekitar 195 pesawat, termasuk pesanan dan opsi tambahan, sehingga memberikan kapasitas yang lebih besar untuk ekspansi.
Perusahaan hasil merger akan berkantor pusat di Las Vegas dan diproyeksikan mampu menghasilkan sinergi tahunan sebesar USD140 juta atau sekitar Rp2,2 triliun pada tahun ketiga setelah transaksi ditutup. Selain itu, kesepakatan ini juga diperkirakan akan berdampak positif terhadap laba per saham sejak tahun pertama. Proses penyelesaian transaksi ditargetkan rampung pada paruh kedua tahun 2026.
Setelah akuisisi selesai, pemegang saham Allegiant akan menguasai sekitar 67 persen kepemilikan perusahaan gabungan, sedangkan pemegang saham Sun Country akan memiliki sekitar 33 persen.
Dari sisi manajemen, CEO Allegiant Gregory Anderson akan memimpin entitas baru sebagai kepala eksekutif. Sementara itu, Robert Neal akan mengemban peran sebagai presiden sekaligus kepala keuangan. CEO Sun Country Jude Bricker juga akan bergabung dalam jajaran dewan direksi perusahaan hasil merger tersebut.
(Shifa Nurhaliza Putri)










