5 Vitamin dan Suplemen yang Enggak Boleh Diminum Bareng Susu

5 Vitamin dan Suplemen yang Enggak Boleh Diminum Bareng Susu

Gaya Hidup | okezone | Selasa, 13 Januari 2026 - 07:32
share

JAKARTASusu kaya nutrisi sehingga beberapa orang biasanya menjadikannya pendamping untuk meminum suplemen. Namun, ternyata beberapa suplemen tidak cocok dikonsumsi bersamaan dengan susu atau produk olahannya.

Hal itu karena dapat memengaruhi penyerapan atau efektivitasnya di dalam tubuh. Para ahli gizi juga sering mengingatkan bahwa interaksi antara nutrisi dan makanan bukan hanya soal aman atau tidak saja, tetapi tentang bagaimana tubuh menyerap zat aktif dari suplemen tersebut.

Saat dikombinasikan dengan susu, beberapa suplemen bisa menjadi kurang efektif atau bahkan menimbulkan gangguan pencernaan. Berikut ini beberapa suplemen yang tidak dianjurkan dikonsumsi dengan susu:

Zat Besi

Pilih waktu yang tidak berdekatan antara mengonsumsi susu dengan suplemen zat besi. Susu dan produk turunannya kaya akan kalsium yang justru dapat menghambat penyerapan zat besi di usus, sehingga kandungan suplemen besi tidak sepenuhnya terserap tubuh.

Karena itu, disarankan agar suplemen zat besi dikonsumsi bersama makanan yang rendah kalsium atau pada waktu yang berbeda dari saat minum susu.

Probiotik

Probiotik adalah suplemen bakteri baik yang membantu keseimbangan usus. Konsumsi probiotik bersama susu atau yoghurt bisa menurunkan efektivitasnya, terutama jika produk susu dipanaskan atau dipasteurisasi pada suhu tinggi.

Antibiotik Tertentu

Beberapa antibiotik tertentu tidak akan bekerja secara maksimal jika dikonsumsi berbarengan dengan susu atau produk olahannya. Kandungan kalsium dalam susu dapat mengikat antibiotik tertentu di saluran pencernaan, sehingga mengurangi kemampuan obat untuk terserap dengan baik.

Suplemen Zinc

Zinc adalah mineral penting yang sering dikonsumsi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Namun, kalsium dalam susu dapat bersaing dengan zinc dalam hal penyerapan, sehingga jumlah zinc yang diserap tubuh bisa berkurang jika dikonsumsi bersamaan.

Beta-karoten dan Vitamin A

Beberapa bentuk vitamin A atau beta-karoten juga bisa terpengaruh oleh asupan susu secara bersamaan. Susu mengandung lemak dan protein yang kompleks dan terkadang mengubah cara tubuh memproses zat-zat tertentu.

Banyak suplemen dipengaruhi oleh kandungan kalsium, protein, atau lemak yang tinggi dalam susu, yang dapat mengubah tingkat keasaman atau cara tubuh menyerap mineral tertentu. Namun, bukan berarti konsumsi suplemen dengan susu berbahaya, hanya saja efektivitasnya bisa berkurang jika waktu konsumsinya tidak diperhatikan.

Reaksi pada setiap orang juga berbeda-beda. Beberapa orang mungkin tidak merasakan pengaruh yang signifikan, tergantung pada metabolisme individu, pola makan harian, dan jenis suplemen yang digunakan.

Topik Menarik