Inilah Benteng Terakhir Pertahanan Umat Islam Jika Perang Akhir Zaman Terjadi

Inilah Benteng Terakhir Pertahanan Umat Islam Jika Perang Akhir Zaman Terjadi

Gaya Hidup | sindonews | Sabtu, 4 April 2026 - 19:23
share

Di manakah benteng terakhir pertahanan umat Islam jika peperangan besar akhir zamanterjadi? Simak ulasan dan penjelasannya berikut ini.

Perang akhir zaman menjadi salah satu tanda dekatnya kedatangan hari kiamat. Pertempuran tersebut kelak akan melibatkan orang-orang Muslim yang beriman melawan musuh-musuh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dan tanda-tanda itu sudah mulai nampak dengan adanya konflik global serta perang Amerika Serikat- Israel dengan Iran saat ini. Siapa yang menang dalam peperangan akhir zamannanti? Dan bagaimana kondisi umat Islam?

Berkaitan dengan itu, ada salah satu tempat yang disebut-sebut bakal menjadi benteng pasukan Muslim nantinya. Bernama Ghouta, lokasinya di Damaskus, Suriah. Mendengar Ghouta, sebagian orang mungkin masih tampak asing.

Ghouta Benteng Umat Islam di Perang Akhir Zaman

Ghouta merupakan wilayah pedesaan di barat daya Suriah yang mengelilingi kota Damaskus di sepanjang tepi timur dan selatannya. Namanya sendiri diambil dari istilah bahasa Arab “ghuta” yang artinya 'taman'.

Baca juga:Huru-hara di Ambang Kiamat : Nubuat Nabi SAW Mulai Terbukti?Sekilas, Ghouta adalah oasis yang terbentuk oleh Sungai Barada yang mengalir di sebelah timur Gunung Qasioun dan tujuh anak sungainya. Oasis itu juga mengelilingi kota Damaskus.

Secara historis, Ghouta juga disebutkan sebagai daerah subur. Hal ini karena keberadaan lahan pertanian dan kebun yang luas di sana.

Terlepas dari itu, Ghouta punya ikatan kuat dengan kaum muslimin di akhir zaman. Hal ini didasarkan pada sebuah hadis yang menyebut wilayah itu sebagai pusat kekuatan benteng pasukan Muslim di pertempuran menjelang kiamat.

Dari Abu Darda’ Radhiyallahu 'Anhu, Rasulullah Saw pernah bersabda:

إن فسطاط المسلمين يوم الملحمة بالغوطة إلى جانب مدينة يقال لها: دمشق، من خير مدائن الشامArtinya: “Sesungguhnya benteng kaum muslimin saat perang (akhir zaman) adalah di Ghouta, sebelah kota yang disebut sebagai Damaskus. Tempat itu adalah salah satu tempat terbaik wilayah Syam.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud. Dishahihkan dalam Shahih al-Targhib wa al-Tarhib, no. 3097).

Kemungkinan tersebut diperkuat dengan hadis lain yang menyebutkan bahwa A'maq dan Dabiq kelak akan menjadi tempat berlangsungnya peperangan akhir zaman. Pada momen itu, nantinya pasukan muslim akan bertempur melawan Romawi.

Diriwayatkan Imam Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Rasulullah Saw bersabda yang artinya:

"Tidak akan terjadi hari Kiamat hingga bangsa Romawi turun ke medan perang di suatu tempat bernama A'maq atau Dabiq, sehingga ada sekelompok pasukan dari Madinah yang keluar menghadapi mereka. Mereka adalah sebaik-baik penduduk bumi ketika itu”.

Nah, A'maq dan Dabiq itu diketahui berlokasi di Damaskus, ibu kota Suriah. Nama tersebut kini muncul dalam majalah online bernama "Dabiq" dan outlet berita bernama "Amaq News Agency" yang banyak membahas tentang jihadis.

Demikian ulasan mengenai Ghouta, lokasi benteng umat Islam di perang akhir zaman.

Baca juga:Konflik Global & Nubuwat: Benarkah Perang AS-Israel vs Iran Adalah Al-Malhamah Al-Kubra?

Topik Menarik