Sal Priadi Rilis Lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi, Soundtrack Satire tentang Overwork

Sal Priadi Rilis Lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi, Soundtrack Satire tentang Overwork

Gaya Hidup | sindonews | Kamis, 30 April 2026 - 17:00
share

Penyanyi Sal Priadi kini memperluas kariernya ke industri film. Kali ini Sal ikut menjadi bagian dari film Monster Pabrik Rambut sebagai pemeran sekaligus penulis lagu soundtrack. Seiring dengan film ini, Sal merilis lagu berjudul Kepala, Pundak, Kerja Lagi (KPKL).

Dalam konferensi pers dan rilis trailer yang digelar pada Rabu (29/4/2026), Sal mengungkap bahwa proses penciptaan lagu ini menjadi salah satu yang paling dahsyat dalam perjalanan kariernya. Pasalnya lagu ini ditulis karena terinspirasi dari sebuah adegan di film.

Baca juga:Ikut Bahas Kontroversi Sal Priadi, Arie Kriting Dihujat Netizen

“Awalnya itu dari sebuah adegan di film. Karakter yang aku mainkan, Rudi, cuma menyanyikan sebait lagu. Terus Mas Edwin bilang, ‘Lagu ini kita bikin full-nya aja’,” ujarnya saat presscon dan rilis trailer Monster Pabrik Rambut, Rabu (29/6/2026).

Dari momen spontan itu, lagu ini kemudian berkembang menjadi karya utuh. Sal juga menggunakan bunyi-bunyi yang menggambarkan suasana pekerjaan mulai dari suasana pabrik, langkah kaki, hingga ritme kerja.Baca juga: Sal Priadi Dikecam Warganet usai Foto dengan Sitok Srengenge

“Biasanya aku mulai dari gitar atau piano, tapi kali ini dari soundscape, bunyi-bunyi yang menggambarkan suasana pabrik, langkah kaki, ritme kerja,” jelasnya.

Secara lirik, lagu Kepala, Pundak, Kerja Lagi mengangkat tema tentang overwork atau tekanan kerja berlebih. Sal menyebut nuansa lagu ini dibuat seperti “mars pekerja” yang menggambarkan solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi kerasnya dunia kerja.

“Liriknya terasa seperti marching, seperti solidaritas para pekerja. Ada semangat kebersamaan untuk menghadapi situasi yang berat,” katanya.

Tak hanya itu, judul lagu yang terinspirasi dari lagu anak-anak “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki" ini juga menjadi bentuk satire yang sengaja dihadirkan. Lewat lagu ini, Sal berharap karyanya bisa menjadi teman bagi para pendengar, khususnya mereka yang sedang bergelut dengan rutinitas dan tekanan pekerjaan sehari-hari.

“Mudah-mudahan bisa jadi teman untuk situasi pekerjaan dan apa yang kalian jalani,” pungkasnya.

Topik Menarik