Rokok, Begadang, dan Malas Gerak Bisa Ganggu Kesehatan Seksual Pria, Ini Kata Dokter!

Rokok, Begadang, dan Malas Gerak Bisa Ganggu Kesehatan Seksual Pria, Ini Kata Dokter!

Gaya Hidup | okezone | Rabu, 17 Juni 2026 - 02:05
share

DISFUNGSI ereksi selama ini kerap dianggap sebagai masalah yang hanya dialami pria berusia lanjut. Padahal, kondisi ini juga bisa terjadi pada pria muda.

Apalagi, jika pria muda tersebut memiliki gaya hidup yang kurang sehat, mereka wajib lebih waspada. Sebab, ada fakta menarik yang diungkap dokter.

1. Kebiasaan Cowok Perkotaan

Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, mengatakan anggapan bahwa kebiasaan khas cowok perkotaan seperti sering duduk seharian di depan laptop, malas bergerak, merokok, vaping, dan sering begadang tidak ada hubungannya dengan disfungsi ereksi merupakan sebuah mitos.

Dokter dan pakar kesehatan menyebut bahwa berbagai kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan risiko gangguan ereksi sejak usia muda. Pasalnya, fungsi ereksi sangat bergantung pada kesehatan pembuluh darah, keseimbangan hormon, serta kondisi fisik dan mental seseorang.

"Ada banget hubungannya ngerokok dengan disfungsi ereksi. Begadang, ada rokok dan minum, itu kacau lagi," ujar dr. Dema.

2. Merokok, Vaping, dan Terlalu Lama Duduk Jadi Faktor Risiko

Merokok menjadi salah satu faktor yang paling sering dikaitkan dengan disfungsi ereksi. Kandungan nikotin dan berbagai zat kimia lainnya dapat merusak pembuluh darah serta menghambat aliran darah ke penis. Akibatnya, kemampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi dapat terganggu.

Hal serupa juga berlaku pada penggunaan rokok elektronik atau vaping. Meski sering dianggap lebih aman dibandingkan rokok konvensional, vaping tetap mengandung nikotin yang dapat berdampak pada kesehatan pembuluh darah dan fungsi seksual pria.

Gaya hidup sedentari atau terlalu banyak duduk juga dapat memengaruhi kesehatan seksual. Aktivitas yang minim membuat tubuh lebih rentan mengalami obesitas, gangguan metabolisme, diabetes, hingga penyakit jantung yang semuanya merupakan faktor risiko disfungsi ereksi.

 

Selain itu, kurang olahraga dapat menurunkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Padahal, ereksi yang normal membutuhkan aliran darah yang lancar ke organ reproduksi.

Kebiasaan begadang juga tidak bisa dianggap sepele. Saat tidur, tubuh memproduksi berbagai hormon penting, termasuk testosteron yang berperan dalam gairah seksual dan fungsi reproduksi pria.

Kurang tidur secara terus-menerus dapat menurunkan kadar testosteron, menyebabkan tubuh mudah lelah, meningkatkan stres, dan pada akhirnya memengaruhi performa seksual. Risiko tersebut bisa semakin besar jika begadang disertai konsumsi rokok atau minuman beralkohol.

3. Pentingnya Menjaga Gaya Hidup Sehat

Untuk mengurangi risiko disfungsi ereksi, pria dianjurkan menerapkan gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol, serta mendapatkan waktu tidur yang cukup setiap malam.

Langkah sederhana tersebut tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan seksual. Hal ini juga membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan hingga jangka panjang.

Topik Menarik