Aldi Taher Operasi Benjolan di Tangan, Ada Kaitannya dengan Riwayat Kanker Limfoma?
JAKARTA, iNews.id - Artis Aldi Taher mengabarkan dirinya menjalani operasi untuk mengangkat benjolan di tangan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, hari ini Rabu, 30 September 2026. Kabar tersebut sontak menjadi perhatian mengingat Aldi memiliki riwayat kanker kelenjar getah bening atau limfoma Hodgkin.
Melalui unggahan di media sosial, Aldi Taher memperlihatkan dirinya sudah berada di RSCM dengan mengenakan pakaian operasi, masker, dan penutup kepala. Dia menyebut tindakan tersebut dilakukan dengan bius lokal.
"Bismillah doain lancar sehat ya mau operasi benjolan di tangan di @rscm.official pagi ini nih teman-teman," tulis Aldi, dikutip Rabu (30/9/2026).
Aldi tidak menjelaskan jenis benjolan yang muncul di tangannya, hasil pemeriksaan dokter, maupun alasan medis secara rinci mengapa benjolan tersebut perlu diangkat melalui operasi.
Lantas, apakah benjolan di tangan Aldi berkaitan dengan riwayat limfoma yang pernah dialaminya?
Warga Tumpah Ruah Rayakan HUT Pati ke-703, Road to Kilau Raya MNC Hadirkan Senam hingga Pawai Artis
Hingga kini belum ada keterangan dari Aldi maupun dokter yang menangani bahwa benjolan tersebut merupakan kekambuhan kanker. Karena itu, hubungan antara benjolan di tangan dengan riwayat limfoma Aldi belum dapat dipastikan.
Aldi Taher Pernah Mengidap Limfoma Hodgkin
Aldi Taher sebelumnya pernah mengungkap perjuangannya melawan kanker kelenjar getah bening. Aldi didiagnosis mengidap kanker kelenjar getah bening jenis Hodgkin stadium 2 pada 2016.
Saat itu, pemeriksaan bermula setelah Aldi merasakan benjolan di leher. Pemeriksaan lebih lanjut menemukan benjolan berukuran sekitar 9x6 sentimeter di dekat paru-paru.
Setelah menjalani biopsi dan pemeriksaan patologi anatomi, Aldi mengatakan dirinya didiagnosis limfoma Hodgkin. Dia kemudian menjalani enam kali kemoterapi.
Aldi juga pernah menjalani prosedur untuk mengangkat chemoport yang sebelumnya digunakan dalam proses pengobatan.
Sementara itu, National Cancer Institute (NCI) menjelaskan bahwa limfoma Hodgkin memang dapat kembali setelah pengobatan. Kekambuhan dapat terjadi pada sistem limfatik maupun bagian tubuh lainnya. Namun, adanya gejala atau keluhan baru tidak dengan sendirinya membuktikan kanker telah kambuh.
Benjolan di Tangan Tidak Selalu Berarti Kanker
Secara medis, benjolan di tangan dapat disebabkan berbagai kondisi. Salah satunya adalah ganglion cyst atau kista ganglion, yakni benjolan berisi cairan yang biasanya muncul di sekitar sendi tangan atau pergelangan tangan.
Menurut NHS, kista ganglion umumnya tidak berbahaya dan dapat membaik tanpa pengobatan. Namun, jika menimbulkan nyeri atau mengganggu pergerakan sendi, penanganan dapat dilakukan, termasuk operasi untuk mengangkat kista.
Penyebab lainnya juga dapat berupa lipoma, kista kulit, atau kondisi peradangan dan infeksi. NHS mencatat sejumlah kondisi tersebut sebagai kemungkinan penyebab benjolan pada tubuh, sementara benjolan pada tangan antara lain dapat berupa ganglion cyst.
Karena itu, keputusan untuk mengoperasi benjolan tidak otomatis menunjukkan bahwa benjolan tersebut bersifat ganas. Pada kondisi tertentu yang jinak sekalipun, operasi dapat dilakukan apabila benjolan menimbulkan keluhan atau mengganggu fungsi.
Bagaimana Dokter Menentukan Penyebabnya?
Karakter benjolan saja tidak cukup untuk menentukan diagnosis. Dokter biasanya akan menilai lokasi, ukuran, konsistensi, pergerakan benjolan, keluhan yang menyertainya, serta riwayat kesehatan pasien.
Pada orang yang pernah menjalani pengobatan kanker, keluhan baru juga menjadi informasi yang penting untuk disampaikan kepada dokter. NCI merekomendasikan penyintas kanker menjalani perawatan lanjutan dan melaporkan gejala, nyeri, atau perubahan kesehatan baru yang menetap kepada tenaga medis. Namun, NCI juga menegaskan bahwa gejala baru tidak selalu berarti kanker telah kembali.
Dalam kasus Aldi Taher, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui sebenarnya apa penyebab benjolan di tangannya. Jika dokter memang mengangkat jaringan tersebut, pemeriksaan terhadap jaringan dapat membantu menentukan diagnosis sesuai temuan medis.
Untuk saat ini, belum ada informasi yang cukup untuk menyatakan benjolan di tangan Aldi merupakan kekambuhan limfoma. Riwayat kanker Aldi merupakan faktor yang membuat kondisi tersebut layak mendapat perhatian medis, tetapi bukan bukti bahwa kanker telah kembali.
Publik pun masih perlu menunggu keterangan dari Aldi maupun tim medis mengenai hasil pemeriksaan dan jenis benjolan yang diangkat.









