Menhan Pakistan: Trump Seharusnya Culik Netanyahu bukan Maduro
ISLAMABAD, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan Khawaja Asif menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump seharusnya menangkap Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, bukan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro.
Netanyahu harus dituntut di pengadilan mana pun di AS atas kejahatan di Palestina.
Dia mengutuk operasi militer AS di Venezuela dan menyebut penangkapan Maduro sebagai penculikan.
Pengadilan AS mendakwa Maduro dengan tuduhan perdagangan narkoba dan senjata. Namun Maduro dan sebagian pejabat internasional lain yakin motif serangan bukan karena narkoba, melainkan sumber daya alam dan minyak.
"(Tindakan AS) Membuka kotak Pandora dengan memberikan legitimasi pada pendekatan yang sangat kontroversial di masa lalu," kata Asif, dalam wawancara dengan stasiun televisi Pakistan, Geo TV, dikutip Senin (12/1/2026).
Dia menambahkan serangan AS ke Venezuela meruntuhkan tatanan dunia.
"Jika ada satu orang di dunia yang pantas mendapatkan perlakuan seperti itu (diculik di negaranya), orang itu adalah Netanyahu," ujarnya, menegaskan.
Asif menyebut pemimpin Israel itu sebagai penjahat terburuk dari umat manusia, menunjuk pada serangan Israel di Gaza.








