Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!
WASHINGTON, iNews.id - Sejumlah penasihat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menilai serangan militer terhadap Iran saat ini merupakan langkah sangat keliru. Penilaian tersebut memperkuat laporan bahwa Trump belum siap melancarkan operasi militer, meski ada desakan kuat dari Israel.
Portal berita Axios melaporkan, mengutip keterangan beberapa sumber pejabat AS, Trump memandang serangan terhadap Iran belum diperlukan. Sikap ini berbeda dengan Israel yang justru mendorong aksi militer segera terhadap Teheran.
“Tiga penasihat Presiden mengatakan, operasi militer terhadap Iran saat ini akan menjadi kesalahan,” ungkap seorang pejabat senior AS kepada Axios, dikutip Selasa (3/2/2026).
Menurut sumber tersebut, banyak orang di lingkaran dekat Trump bersikap skeptis terhadap opsi serangan. Bahkan, seorang pejabat lainnya menegaskan langkah militer hanya akan merusak kebijakan AS, baik di kawasan Timur Tengah maupun di level internasional.
Perbedaan pandangan antara AS dan Israel terlihat jelas setelah Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir berkunjung ke Washington DC. Zamir disebut memberi pengarahan langsung kepada pemimpin Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine, terkait perkembangan situasi regional.
Namun, seorang pejabat AS yang mengetahui pertemuan tersebut menegaskan tidak ada perubahan sikap di pihak Washington setelah pengarahan berlangsung.
“Tidak ada hasil dari pertemuan itu yang mengubah pemikiran beliau (Caine) dan Presiden soal menyerang Iran. Justru Israel yang menginginkan serangan. Presiden belum siap,” ujarnya.
Pejabat senior AS lainnya bahkan menegaskan Trump benar-benar tidak ingin menyerang Iran dalam waktu dekat dan masih menahan diri meski retorika politiknya meningkat.







