Israel Terus Bombardir Gaza, Tewaskan 23 Orang dalam Sehari

Israel Terus Bombardir Gaza, Tewaskan 23 Orang dalam Sehari

Global | inews | Kamis, 5 Februari 2026 - 15:19
share

GAZA, iNews.id - Militer Israel kembali melancarkan serangan brutal ke Jalur Gaza, Rabu (4/2/2026). Sedikitnya 23 orang tewas dalam serangan di beberapa lokasi. Serangan tersebut merupakan salah satu yang paling mematikan di Gaza dalam sehari pasca-gencatan senjata 10 Oktober 2025.

Beberapa sumber petugas medis mengatakan kepada Al Jazeera, di antara korban tewas termasuk anak-anak, salah satunya bocah perempuan 11 tahun.

Setidaknya 14 orang tewas dalam penembakan di lingkungan Tuffah dan Zeitun, Kota Gaza. Empat orang lainnya tewas dalam serangan terhadap tenda-tenda yang menampung pengungsi di Qizan Abu Rashwan, Khan Younis.

Dua orang lainnya tewas akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Al Mawasi. 

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan, salah satu korban adalah petugas pertolongan pertama Hussein Hasan Hussein Al Sumairy.

Sejumlah rumah penduduk di Kota Gaza juga menjadi target serangan udara tanpa peringatan sebelumnya. Serangan-serangan tersebut 

Abu Azzoum mengatakan, serangan-serangan di masa gencatan senjata tersebut membuat warga Gaza tak merasakan ketenangan sama sekali.

"Terjadi peningkatan aktivitas militer Israel di seluruh Gaza dalam beberapa jam terakhir. Kita bisa mendengar suara drone Israel terbang di atas kepala, menandakan potensi serangan lebih lanjut yang mungkin terjadi," demikian laporan seorang jurnalis Al Jazeera di Kota Gaza.

Militer Israel mengatakan unit lapis baja dan pesawat melakukan serangan di Gaza Utara setelah seorang perwira cadangan terkena tembakan dan terluka parah.

Al Jazeera melaporkan, pasukan Israel memindahkan lokasi garis kuning, wilayah yang menandakan area mereka, di Gaza 
timur, menyebabkan kecemasan bagi penduduk.

Israel telah membunuh lebih dari 520 warga Gaza sejak gencatan senjata berlaku 10 Oktober 2025.

Topik Menarik