Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!

Global | inews | Rabu, 11 Februari 2026 - 03:00
share

TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi blak-blakan mengungkapkan negaranya belum dan tidak sepenuhnya memercayai Amerika Serikat (AS), meski kedua negara kembali terlibat dalam perundingan nuklir. 

Araghchi bertemu dengan utusan khusus Presisen AS Donald Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan penasihat kepresidenan AS yang juga menantu Trump Jared Kushner di Oman pada Jumat pekan lalu. Ini merupakan perundingan pertama kedua negara sejak negosiasi yang gagal pada tahun lalu.

Araghchi secara tegas menyampaikan ketidakpercayaan Iran terhadap AS. Menurut dia, perundingan nuklir yang saat ini berlangsung belum memberikan jaminan apa pun.

“Iran belum memercayai mereka sepenuhnya. Ada kemungkinan mereka akan menipu,” kata Araghchi, seperti dilaporkan Anadolu.

Dia mengingatkan, saat serangan AS terjadi tahun lalu, Iran dan AS sejatinya masih berada dalam proses perundingan yang dimediasi Oman. Namun, di tengah rangkaian pertemuan tersebut, AS justru melancarkan serangan ke fasilitas nuklir Iran pada hari ke-10 agresi Israel terhadap negara itu.

Peristiwa tersebut, kata Araghchi, menjadi titik balik hilangnya kepercayaan Iran terhadap AS. Teheran menilai Washington telah mengkhianati proses diplomasi.

“AS telah mencoba menekan Iran dengan berbagai cara, tetapi gagal. Sekarang mereka kembali ke meja perundingan, namun tidak jelas ke mana arah pembicaraan ini,” ujarnya.

Araghchi menegaskan, seluruh lembaga di Iran harus tetap menjalankan tugasnya tanpa bergantung pada hasil perundingan, sekaligus mengisyaratkan potensi kembalinya konflik jika kepercayaan kembali dilanggar.

Topik Menarik