Pejabat Belanda: Anda Dapat Meretas Jet Tempur Siluman F-35, Sama seperti iPhone

Pejabat Belanda: Anda Dapat Meretas Jet Tempur Siluman F-35, Sama seperti iPhone

Global | sindonews | Selasa, 17 Februari 2026 - 08:41
share

Gijs Tuinman, Sekretaris Negara sementara Belanda untuk Urusan Pertahanan, secara terbuka menyatakan bahwa sekutu Eropa dapat menghindari kendali Amerika Serikat (AS) atas perangkat lunak jet tempur siluman F-35. Dia membandingkan proses tersebut dengan peretasan iPhone.

Ketika ditanya apakah Eropa dapat memodifikasi pesawat tersebut tanpa persetujuan AS, Tuinman berkata: "Bukan itu intinya...Kita akan lihat apakah Amerika akan menunjukkan jati diri mereka yang sebenarnya."

Baca Juga: Terlacak Satelit, Ini Penampakan Kapal Induk AS Pembawa Jet Tempur Siluman F-35 di Dekat Iran

Dia kemudian ditanya apa yang akan terjadi jika AS menolak untuk bekerja sama dalam pembaruan perangkat lunak F-35 atau terbukti tidak mau melakukannya, Tuinman pun memberikan tanggapan yang sangat jujur.

“Saya akan memberi tahu Anda sesuatu yang tidak perlu saya katakan, tetapi saya tetap melakukannya. Ya, pada akhirnya, Anda memiliki pilihan lain. Anda juga dapat meretas perangkat lunak F-35. Sama seperti iPhone,” katanya, seperti dikutip dari Daily Sabah, Selasa (17/2/2026)."Saya tidak akan mengatakan apa pun lagi tentang itu," katanya lagi.

Perbandingan dengan peretasan iPhone—praktik di mana pengguna melewati batasan pabrikan untuk mendapatkan akses penuh ke sistem operasi perangkat—sangat menonjol karena keberaniannya.

Dalam konteks program jet tempur tercanggih dan termahal di dunia, yang bernilai lebih dari USD1,7 triliun dalam biaya seumur hidup, anggapan bahwa negara-negara sekutu NATO mungkin secara independen melakukan rekayasa balik atau melewati perangkat lunak yang dikendalikan AS membawa implikasi diplomatik dan teknis yang signifikan.

Tuinman, anggota partai BBB (gerakan petani Belanda) yang menjabat sebagai Sekretaris Negara untuk Pertahanan dalam pemerintahan transisi Belanda, menyampaikan pernyataan tersebut selama penampilannya di podcast "Boekestijn & De Wijk" BNR Nieuwsradio, di mana dia membahas berbagai isu pertahanan yang sensitif, termasuk kesiapan Eropa melawan serangan besar-besaran Rusia terhadap negara-negara anggota NATO, prospek postur pertahanan Eropa tanpa dukungan Amerika, dan masalah pelik ketergantungan pada perangkat lunak F-35.

Transkrip podcast tersebut juga dibagikan oleh BNR Nieuwsradio sebagai sebuah artikel. "F-35 benar-benar produk bersama. Inggris membuat mesin Rolls-Royce, dan Amerika juga membutuhkannya," katanya.

Komentar Tuinman muncul beberapa minggu setelah perdebatan media yang panas tentang kemungkinan bahwa AS telah memasang "saklar pemutus" di jet tempur F-35 yang dijual ke negara-negara asing, yang memungkinkan pesawat tersebut dinetralisir jika terjadi penyalahgunaan atau gesekan dengan pemerintah asing. Lockheed Martin, yang memproduksi pesawat tersebut, sepenuhnya membantah klaim tersebut.

Tuiman tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang apa yang dia pikirkan ketika menyampaikan pandangan ini, tetapi pernyataannya muncul di tengah keretakan hubungan trans-Atlantik dan tekanan Washington terhadap Eropa untuk berbuat lebih banyak tentang pertahanan dan keamanan benua tersebut.

Hingga saat ini, Israel adalah satu-satunya negara yang diketahui berhasil menegosiasikan kesepakatan yang memberinya hak untuk memasang perangkat lunak yang dikembangkan di dalam negeri pada jet F-35-nya, yang masih dianggap sebagai yang tercanggih di pasaran saat ini.

Topik Menarik