Kerugian Sektor Perikanan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Timur Capai Rp2,64 Triliun

Kerugian Sektor Perikanan Akibat Banjir dan Longsor di Aceh Timur Capai Rp2,64 Triliun

Terkini | idxchannel | Jum'at, 2 Januari 2026 - 22:44
share

IDXChannel - Kerugian sektor perikanan akibat bencana banjir di wilayah Aceh Timur, mencapai Rp2,64 triliun.

"Banjir merendam ribuan hektare tambak ikan dan udang serta tambak budi daya seperti tempat produksi garam masyarakat di sejumlah kecamatan terdampak. Kerusakan paling signifikan terjadi pada sektor perikanan, kerugian mencapai Rp2,64 triliun," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Timur, Afifullah, Jumat (2/1/2026).

Dia menambahkan, banyak tambak masyarakat rusak berat bahkan kolam budi daya jebol, ikan dan udang hanyut.

"Serta sarana pendukung seperti pintu air, tanggul tambak, dan peralatan budi daya tidak bisa diselamatkan," katanya.

Dia melanjutkan, banjir berlangsung cukup lama menyebabkan sebagian besar pembudidaya perikanan gagal panen.

Bahkan, tidak sedikit masyarakat pesisir dan pedesaan yang sepenuhnya kehilangan sumber penghasilan karena aktivitas di sektor perikanan lumpuh total.

"Sebagian besar tambak masih terendam, sehingga masyarakat belum dapat beraktivitas," kata dia.

Selain kerusakan fisik, kata dia, banjir juga berdampak pada rusaknya ekosistem perairan.

"Air banjir bercampur lumpur dan limbah menyebabkan kualitas air menurun drastis, yang berpotensi memicu kematian massal ikan dalam waktu panjang.

"Dampak lanjutan ini tidak bisa dianggap ringan. Setelah banjir surut pun, masyarakat masih membutuhkan waktu dan biaya besar untuk memulihkan tambak agar bisa kembali digunakan," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Topik Menarik