Demo di Iran Makin Luas, Oposisi Serukan Mogok Massal
IDXChannel - Aksi protes besar-besaran di Iran memasuki hari ke-12. Pengunjuk rasa memprotes krisis biaya hidup yang dipicu lemahnya nilai tukar mata uang.
Dilansir dari AFP pada Kamis (8/1/2025), beberapa partai oposisi Iran yang berbasis di Irak menyerukan mogok massal untuk mendukung gerakan protes tersebut.
Kerusuhan pecah di Iran pada 28 Desember setelah para pedagang di Teheran melakukan protes terhadap kenaikan harga dan jatuhnya nilai rial, memicu gelombang aksi serupa di kota-kota lain.
Demonstrasi telah menyebar ke 25 dari 31 provinsi Iran, menurut perhitungan AFP berdasarkan pernyataan resmi dan media lokal.
Jumlah korban jiwa dilaporkan mencapai puluhan orang, termasuk dari pasukan keamanan.
Ini adalah gerakan protes paling serius di Iran sejak demonstrasi berskala nasional pada 2022-2023 yang dipicu oleh kematian aktivis Mahsa Amini dalam tahanan, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian ketat untuk perempuan.
Demonstrasi tahun ini masih lebih kecil dibandingkan dengan aksi protes di 2022-2023, apalagi dengan demonstrasi massal pada 2009 yang terjadi setelah pemilihan umum yang dipersengketakan. (Wahyu Dwi Anggoro)









