Kampung Haji Indonesia Mulai Dibangun, Prabowo Targetkan 1.000 Kamar dalam Beberapa Bulan
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menargetkan ketersediaan 1.000 kamar di Kampung Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi dalam beberapa bulan ke depan.
“InsyaAllah kampung haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan, kita berharap dalam 3 tahun kita sudah punya kampung haji yang bagus, baru nanti berapa bulan lagi kita sudah akan punya kurang lebih seribu kamar, tapi terus akan kita bangun,” kata Prabowo saat menghadiri acara puncak Hari Lahir ke-100 NU, di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (8/2/2026).
Dia menjelaskan, baru Indonesia yang mengantongi izin dari Kerajaan Saudi untuk memiliki lahan di Makkah yang disebut Kampung Haji.
“Ini adalah pertama kali dalam sejarah, bahwa pemerintah Kerajaan Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Kota Suci Makkah. Saudara-saudara sekalian, mereka merubah undang-undang mereka khusus untuk memberi penghormatan kepada bangsa Indonesia,” ujar dia.
Menurutnya, banyak negara lain menyusul Indonesia untuk membuat perkampungan haji di Makkah.
“Akibat kita, banyak negara lain sekarang menyusul, InsyaAllah kampung haji Indonesia adalah yang pertama kali akan kita dirikan,” jelas dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, kampung haji belum bisa digunakan pada penyelenggaran ibadah haji pada tahun ini lantaran proses pembelian aset hotel baru rampung pada April 2026.
"Tahun ini belum kita bisa kita gunakan. Kemarin kita sudah koordinasi dengan Danantara 2026 kita belum bisa menggunakan, karena Novotel itu yang baru dibeli itu baru selesai proses pembeliannya sekitar April," ujar Dahnil saat ditemui di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1/2026).
Sebagai informasi, pemerintah Indonesia membeli sebuah hotel dan lahan seluas 5 hektare di Makkah, Arab Saudi, untuk pembangunan Kampung Haji.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram dan dinilai strategis untuk meningkatkan pelayanan jamaah haji dan umrah asal Indonesia.
Selain hotel, pemerintah juga membeli tanah seluas 5 hektare yang berada tepat di depan hotel tersebut untuk dibangun 13 tower dan satu mal untuk mengakomodir para jamaah haji Indonesia.
(DESI ANGRIANI)








