Komdigi Percepat Pemulihan Infrastruktur Telekomunikasi Pascabanjir di Reje Payung Aceh Tengah

Komdigi Percepat Pemulihan Infrastruktur Telekomunikasi Pascabanjir di Reje Payung Aceh Tengah

Terkini | idxchannel | Senin, 9 Februari 2026 - 17:24
share

IDXChannel—Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur telekomunikasi di wilayah terdampak bencana banjir bandang di Desa Reje Payung, Kabupaten Aceh Tengah.

Hal ini disampaikan Wamen Nezar saat berdialog langsung dengan warga dan relawan dalam forum ‘Musara Pakat Linge’ yang digelar secara daring, Minggu (08/02/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wamen Nezar memastikan Kementerian Komunikasi dan Digital hadir untuk memastikan masyarakat tetap terhubung, sehingga penanganan dampak bencana dapat berjalan efektif.

“Walaupun di tengah keterbatasan, semangat kita tidak pernah luntur untuk saudara-saudara kita di daerah bencana, khususnya di kawasan Linge dan Reje Payung,” ujar Wamen Nezar Patria.

Wamen Nezar menjelaskan bahwa pemulihan jaringan telekomunikasi menjadi prioritas utama Kemkomdigi. Akses komunikasi yang lancar sangat krusial, tidak hanya untuk koordinasi bantuan, tetapi juga untuk menghubungkan warga dengan keluarga mereka.

“Dari sudut Kementerian Komdigi, kami mencoba mengatasi berbagai kesulitan telekomunikasi yang terjadi di daerah bencana seperti yang kita lakukan pada hari ini,” tegasnya.

Wamen Nezar juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Dia mengapresiasi peran aktif kelompok masyarakat sipil, khususnya Relawan Aceh Tangguh serta tenaga medis yang telah bekerja keras di lapangan.

Forum Musara Pakat Linge ini juga menghasilkan sejumlah catatan penting terkait kebutuhan mendesak warga, termasuk kerusakan lahan pertanian yang menjadi mata pencaharian utama.

Wamen Nezar memastikan masukan ini akan diintegrasikan ke dalam kerangka kerja pemulihan bersama kementerian terkait lainnya.

“Yang paling penting kebutuhan-kebutuhan yang mendesak dan pokok dari masyarakat ini bisa segera kita penuhi. Untuk itu dibutuhkan komunikasi yang intens dan eksekusinya sama-sama kita jaga,” tambah Nezar.

(Nadya Kurnia)

Topik Menarik