Driver Ojol di Jakarta Makin Sulit Dicari Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Gojek

Driver Ojol di Jakarta Makin Sulit Dicari Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Gojek

Terkini | idxchannel | Kamis, 12 Maret 2026 - 10:10
share

IDXChannel – Pengguna layanan ojek online (ojol) belakangan mengeluhkan semakin sulitnya mendapatkan driver, khususnya pada jam-jam sibuk di kawasan pusat Jakarta pada akhir Ramadan dan menjelang libur Hari Raya Idulfitri.

Manajemen Gojek menyebut kondisi tersebut dipengaruhi lonjakan permintaan yang terjadi lebih awal selama Ramadan, sementara sebagian mitra pengemudi mulai mudik atau memilih beristirahat bersama keluarga.

Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan mengatakan pola pemesanan pada akhir Ramadan berubah dibandingkan hari-hari biasa.

Jika sebelumnya jam sibuk terjadi pada sore hingga malam hari, kini lonjakan permintaan sudah mulai terlihat sejak pukul 15.30 WIB dan mencapai puncaknya pada pukul 16.00 hingga 18.00 WIB, terutama di kawasan bisnis pusat Jakarta.

“Pada periode akhir Ramadan dan menjelang libur Hari Raya Idulfitri, kami melihat adanya perubahan pola pemesanan dengan lonjakan permintaan pada jam-jam sibuk,” ujar Bambang dalam pernyataan resminya, Kamis (12/3/2026).

Di sisi lain, Bambang menjelaskan sebagian mitra driver di kota-kota besar telah pulang kampung atau mudik menjelang libur Lebaran. Hal ini turut mempengaruhi ketersediaan pengemudi di lapangan sehingga waktu tunggu pelanggan menjadi lebih lama.

Berdasarkan data internal perusahaan pada 2025, aktivitas para mitra biasanya kembali meningkat secara bertahap pada pekan pertama hingga kedua setelah Idulfitri, seiring normalnya kembali aktivitas masyarakat.

Selain faktor mudik, kondisi cuaca hujan yang memicu genangan di sejumlah titik jalan juga memperparah kepadatan lalu lintas dan mempengaruhi mobilitas driver.

Situasi ini membuat proses pencarian pengemudi oleh sistem aplikasi membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya.

Karena itu, Gojek mengimbau pengguna agar mengalokasikan waktu lebih panjang saat memesan layanan maupun merencanakan perjalanan selama periode akhir Ramadan dan libur Lebaran.

Dari sisi mitra pengemudi (driver), perusahaan menyiapkan skema tarif khusus selama periode libur Idulfitri. Selain itu, Gojek juga memberikan insentif atau bonus tambahan bagi driver yang berhasil menyelesaikan jumlah order tertentu.

Menurut Bambang, langkah tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi mitra driver yang tetap melayani masyarakat di tengah periode libur panjang.

Ia menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga kenyamanan pengguna sekaligus memastikan para mitra memiliki peluang mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan. (Aldo Fernando)

Topik Menarik