Marak Hoaks Mudik Gratis, Komdigi Perketat Patroli Siber jelang Lebaran
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meningkatkan patroli siber jelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal itu dilakukan untuk menekan penipuan mudik gratis.
Dia menyampaikan Komdigi telah meningkatkan patroli siber serta pemantauan konten menjelang Lebaran.
“Komdigi telah mengintensifkan patroli siber dan pemantuan konten di berbagai platform digital untuk mendeteksi dan menindaklanjuti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, penipuan daring, serta konten negatif lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan selama periode Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Wamenkomdigi Nezar Patria dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Dia menerangkan fokus utama pengawasan tersebut adalah untuk mendeteksi isu-isu sensitif yang sering muncul menjelang dan selama Idulfitri, seperti informasi palsu terkait libur, mudik, bantuan sosial, serta isu SARA yang dapat memecah belah bangsa.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga menerapkan strategi penanganan hoaks tiga lapis untuk menangani isu-isu hoaks yang beredar.
“Kita menerapkan strategi tiga dimensi, yaitu literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat membedakan informasi yang benar dan salah, lalu juga deteksi dan blokir konten hoaks secara cepat, serta penegakan hukum bekerja sama dengan aparat terkait untuk menindak pelaku penyebar hoaks,” ujar Nezar.
Dia menambahkan, pihaknya turut menggandeng komunitas untuk membantu kampanye edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan pentingnya verifikasi informasi.
“Kami juga sangat proaktif melakukan kampanye edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Ini dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi yang dimiliki oleh Komdigi, termasuk media sosial dan kerja sama dengan komunitas-komunitas,” jelas dia.







