Ketersediaan Tiket Kereta Kian Tipis Jelang Arus Mudik 2026, Sisa 1.000 Seat per Hari
IDXChannel—PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengungkapkan ketersediaan tiket kereta api jarak jauh hingga Lebaran 2026 kian menipis. Pasalnya, hanya ada 1.000 tiket yang tersedia per hari sampai 20 Maret 2026 mendatang.
Hal ini disebabkan oleh tingginya antusiasme masyarakat yang sudah memesan tiket jauh-jauh hari sebelumnya.
“Untuk ketersediaan tiket sampai 20 Maret memang cukup tipis, ya. Rata-rata kurang dari 1.000 tiket per hari,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Minggu (15/3/2026).
Dia melaporkan data selama masa mudik Lebaran periode 11 Maret–1 April 2026. Jumlah tiket yang sudah terjual atau dipesan mencapai 705.727 tiket dari total kursi yang telah disiapkan sebanyak 1.076.000 kursi.
Meskipun begitu, dia menyampaikan bahwa tiket pada 23 Maret sampai dengan 1 April masih tersedia. Sehingga, periode tanggal tersebut bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik ke kampung halaman.
Disambut Hangat oleh Fans Barcelona di Indonesia, Frank de Boer: Orang-orang di Sini Sangat Ramah
“Tiket itu cukup banyak tersedia, ya. Jadi silakan kepada masyarakat yang akan berpergian di periode tersebut untuk memesan tiket di aplikasi Access by KAI atau di kanal-kanal resmi penjualan lainnya yang bekerja sama dengan KAI,” ujarnya.
H-6 Lebaran, Pemudik Mulai Berangkat dari Pasar Senen
Aktivitas keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh semakin menunjukkan peningkatan pada H-6 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepadatan penumpang terlihat salah satunya di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2026).
“Hari ini tanggal 15 Maret di Stasiun Pasar Senen, pemudik atau pelanggan kereta api yang akan mudik Lebaran ke kampung halamannya tercatat sebanyak 19.745 penumpang,” kata Manajer Humas KAI Daop 1, Franoto Wibowo, saat ditemui di Stasiun Pasar Senen.
Secara keseluruhan, sebanyak 52.008 penumpang akan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 1 Jakarta pada hari ini.
Franoto melanjutkan, selama masa angkutan Lebaran dari tanggal 11 Maret sampai 1 April, tercatat jumlah tiket yang sudah terjual atau sudah dipesan oleh penumpang sebanyak 705.000 lebih, setara okupansi sekitar 66 persen.
“Ini berubah terus ya seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung. Sementara yang tertinggi (keberangkatan) mungkin hari ini, kemarin juga di luar prediksi ya, 51.000 lebih penumpang,” katanya.
(Nadya Kurnia)









