Pertamina Buka Suara usai Pemerintah dan DPR Sebut Harga BBM Tak Naik 1 April

Pertamina Buka Suara usai Pemerintah dan DPR Sebut Harga BBM Tak Naik 1 April

Terkini | idxchannel | Selasa, 31 Maret 2026 - 20:50
share

‎IDXChannel - PT Pertamina (Persero) buka suara terkait pernyataan pemerintah yang menyebutkan tidak ada kenaikan bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 yang sebelumnya santer beredar di masyarakat.  

‎Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengatakan, Pertamina akan menindaklanjuti pernyataan tersebut. Sebagai badan usaha milik negara (BUMN), arahan yang disampaikan oleh pemerintah akan ditindaklanjuti oleh Pertamina termasuk dalam hal operasional di perusahaan.

‎"Kami Pertamina tentunya mengapresiasi dan berkomunikasi dengan pemerintah terkait dengan harga BBM," ucap Baron kepada sejumlah media di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

‎Terkait pasokan minyak, kata Baron, sampai saat ini Pertamina sedang menyediakan energi kepada seluruh negeri dan dalam prosesnya mereka menggunakan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan.

‎Sementara itu, Sekretaris Perusaaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam menyalurkan energi bagi masyarakat.

‎"Apa yang disampaikan oleh pemerintah ini menjadi arahan bagi kami untu mengikuti demi kepentingan masyarakat," kata Roberth pada kesempatan yang sama.

‎Dia berharap, adanya gejolak geopolitik dan yang berpengaruh pada pasokan energi tidak membuat masyarakat panic buying di lembaga-lembaga penyalur BBM. "Kami juga berhadap masyarakat agar bijak menggunakan energi," kata Roberth. 

‎Terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Pertamina telah berkoordinasi langsung di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto. Keputusan mempertahankan harga ini disebut sebagai wujud keberpihakan pemerintah terhadap daya beli masyarakat.

‎"Perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," ujar Prasetyo.

‎Pemerintah menjamin ketersediaan pasokan energi nasional tetap stabil dan meminta masyarakat untuk merujuk pada informasi resmi guna menghindari disinformasi.

‎"Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin. Dan harga tidak terjadi penyesuaian," katanya.

‎Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Suami Dasco Ahmad mengapresiasi keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi pada 1 April 2026. Langkah tersebut diharapkan bisa meredam isu kenaikan harga BBM yang memicu antrean kendaraan di berbagai SPBU.

‎Dasco menilai, langkah pemerintah ini diambil setelah melakukan komunikasi intensif dan mendengarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk legislatif.

‎"Pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi. Adanya isu beredar di tengah masyarakat akan ada penyesuaian di tanggal 1 April besok, sehingga kami monitor hari ini terjadi beberapa antrean di beberapa daerah di pom-pom bensin," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

‎Dasco juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Terkait isu pembatasan pembelian, dia menyebut stok nasional saat ini berada dalam kondisi aman.

‎(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik