Perkuat Neraca Keuangan, WIKA Turunkan Utang Rp3,87 Triliun pada 2025

Perkuat Neraca Keuangan, WIKA Turunkan Utang Rp3,87 Triliun pada 2025

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 3 April 2026 - 19:14
share

IDXChannel - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah fokus memperbaiki neraca keuangan dengan menurunkan utang pada tahun lalu. Sepanjang 2025, perseroan telah menurunkan utang sebesar Rp3,87 triliun.

Penurunan utang BUMN karya tersebut berasal dari utang berbunga sebesar Rp2,08 triliun (-5,9 persen) dan utang usaha yang mencapai Rp1,79 triliun (-29,5 persen). Penurunan utang tersebut dinilai merupakan bentuk komitmen perseroan untuk terus menurunkan kewajiban dan menjaga keseimbangan arus kas di tengah tekanan industri.

Sepanjang tahun lalu, WIKA mencatat penurunan pendapatan neto hingga 31 persen menjadi Rp13,3 triliun. Kondisi tersebut juga turut menekan profitabilitas hingga akhirnya membuat rugi bersih Rp9,75 triliun.

Selain itu, perseroan juga harus menanggung beban keuangan sebesar Rp2,97 triliun meskipun angkanya turun 9,4 persen bila dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp3,28 triliun.

Per 31 Desember 2025, WIKA mencatat total liabilitas sebesar Rp48,46 triliun, turun 6 persen dibandingkan 2024 yang sebesar Rp50,59 triliun. Sementara ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp1,68 triliun, yang mengindikasikan bahwa operasional perseroan hampir seluruhnya dibiayai oleh utang.

Selain itu, WIKA juga menghadapi arus kas defisit dari aktivitas operasional sebesar Rp348 miliar pada akhir 2025, berbanding terbalik dengan akhir tahun 2024 yang masih positif sebesar Rp68 miliar. Namun, adanya penarikan pinjaman dan pengembalian investasi pada ventura bersama membuat kas dan setara kas pada akhir 2025 terjaga di level Rp2,75 triliun.

Corporate Secretary WIKA, Ngatemin mengatakan, perseroan berupaya menjalankan operation excellence sekaligus memperbaiki struktur permodalan. Hal ini dilakukan melalui 8 langkah stream penyehatan keuangan dan percepatan penyelesaian piutang.

Hal ini terbukti dengan menurunnya nilai piutang menjadi Rp1,89 triliun pada akhir 2025. Angka tersebut turun 29,2 persen dibandingkan akhir tahun sebelumnya.

“Peningkatan kinerja operasi serta perbaikan struktur permodalan yang dilakukan secara konsisten melalui 8 stream penyehatan menjadi fondasi penting untuk menjaga keunggulan dan keberlangsungan perseroan. Di tahun ini, perseroan akan terus berupaya melakukan restrukturisasi komprehensif untuk menurunkan beban keuangan atas penugasan yang dikerjakan dan divestasi atas aset yang belum dapat memberikan laba bagi perseroan,” ujar Emin sapaan akrabnya melalui keterangan resmi, Jumat (3/4/2026).

Lebih lanjut, Emin meyakini langkah transformasi yang dilakukan memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemegang saham, kreditur, mitra kerja, dan seluruh stakeholders lainnya. Untuk itu, WIKA akan terus melakukan komunikasi intensif dengan pemegang saham mayoritas, dalam hal ini PT Danantara Asset Management untuk memperoleh dukungan yang diperlukan, serta seluruh kreditur untuk mendukung rencana penyehatan perseroan.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik