Cinema XXI (CNMA) Bagikan Dividen Final dan Spesial Rp980 Miliar
IDXChannel - PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA) resmi menetapkan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai dividen tunai. Sepanjang tahun lalu, pemilik dan operator bioskop XXI tersebut membukukan laba bersih sebesar Rp704,8 miliar.
Cinema XXI sebelumnya membagikan dividen interim pada November 2025 sebesar Rp408,3 miliar atau Rp5 per saham. Dengan kata lain, sisa dividen yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp296,3 miliar atau Rp3,63 per saham.
Selain dividen final, perseroan juga menetapkan dividen spesial sebesar Rp275,2 miliar atau Rp3,37 per saham yang diambil dari saldo laba ditahan. Dengan demikian, total dividen yang akan dibagikan sebesar Rp7 per saham atau setara Rp980 miliar.
Keputusan dividen tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin (6/4/2026). Selain menetapkan penggunaan laba bersih, rapat juga memutuskan sejumlah keputusan strategis dalam rangka mendukung keberlanjutan Cinema XXI.
"Dengan dukungan pemegang saham serta penguatan tata kelola perusahaan, kami optimistis Cinema XXI dapat terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan industri film nasional," kata Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman.
RUPST juga menyetujui Laporan Tahunan serta pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Sepanjang tahun llau, Cinema XXI mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,9 triliun, meningkat 2,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp5,7 triliun. Perseroan juga membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp776,2 miliar dengan EBITDA Rp1,8 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan kinerja, Cinema XXI terus memperluas jangkauan operasional. Hingga akhir 2025, perseroan mengoperasikan 267 bioskop dengan total 1.388 layar yang tersebar di 55 kota dan 30 kabupaten di Indonesia. Ekspansi ini menjadi bagian dari komitmen perseroan dalam memperluas akses masyarakat terhadap pengalaman menonton film berkualitas.
Rapat juga memberikan persetujuan atas pengalihan saham treasuri melalui mekanisme distribusi secara proporsional kepada para pemegang saham. Rasio pembagian ditetapkan sebesar 50:1, di mana setiap pemegang 50 saham CNMA akan menerima 1 saham treasuri yang akan dilaksanakan pada 28 April 2026.
Selain itu, pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus sehubungan dengan pengunduran diri Mohammad Noor Rachman Soejoeti dari jabatannya sebagai Komisaris Independen. Oleh karenanya, susunan Direksi dan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
DIREKSI
Direktur Utama: Suryo Suherman
Direktur: Arif Suherman
Direktur: Tri Rudy Anitio
Direktur: Dody Suhartono
KOMISARIS
Komisaris Utama/Independen: Ongki Wanadjati Dana
Komisaris: Melia Suherman
Komisaris: Harris Lasmana
Komisaris: Sacheen Harris Lasmana
Komisaris: Edwin Surya Winarta
Komisaris Independen: Ariani Vidya Sofjan
(Rahmat Fiansyah)










