AISA Berencana Gelar Kuasi Reorganisasi, Hapus Akumulasi Rugi Rp2,7 Triliun

AISA Berencana Gelar Kuasi Reorganisasi, Hapus Akumulasi Rugi Rp2,7 Triliun

Ekonomi | idxchannel | Rabu, 8 April 2026 - 23:24
share

IDXChannel - PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) berencana melakukan kuasi reorganisasi dengan menghapus akumulasi saldo rugi. Hingga akhir 2025, posisi kerugian perseroan tercatat mencapai Rp2,7 triliun.

Manajemen AISA menjelaskan, aksi korporasi ini dilakukan untuk memberikan gambaran yang sesungguhnya atas keuangan perseroan. Selain itu, langkah ini juga untuk mempertahankan keberlangsungan usaha sekaligus rencana untuk berkembang di masa mendatang.

"Perseroan bermaksud untuk melakukan kuasi reorganisasi dengan menggunakan laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2025," katanya dalam keterbukaan informasi, Rabu (8/4/2026).

Berdasarkan histori perusahaan, akumulasi kerugian tersebut dicatat sebagai dampak dari kinerja pada 2017 di mana saat itu perseroan membukukan rugi bersih Rp5,23 triliun. Kerugian ini terus membebani keuangan di tahun-tahun berikutnya.

Manajemen AISA mengatakan, kerugian yang terjadi pada 2017 disebabkan oleh penyisihan penurunan nilai terkait piutang kepada pihak berelasi sebesar Rp4,3 triliun dan penurunan nilai investasi sebesar Rp893 miliar.

Sejak 2023 hingga saat ini, AISA terus membukukan laba usaha dan laba bersih secara konsisten. Hal ini didukung oleh perbaikan kinerja operasional melalui perluasan distribusi pemasaran, penekanan biaya produksi yang lebih efisiensi, dan melahirkan produk-produk yang kompetitif.

Dengan kuasi reorganisasi, manajemen AISA berharap bisa melanjutkan kinerja yang lebih baik lagi (fresh start) tanpa terbebani defisit masa lalu. Di samping itu, langkah ini juga dapat memperbaiki struktur ekuitas dan membuka potensi untuk mendapatkan pendanaan dan membagikan dividen kepada pemegang saham.

Saat ini, perseroan tengah mengajukan rencana tersebut kepada Kementerian Hukum atas pengurangan modal dasar, modal ditempatkan, dan disetor. Perseroan yakin syarat-syarat  melakukan kuasi reorganisasi bisa dipenuhi melihat kinerja dan prospek yang baik setidaknya dalam tiga tahun terakhir.

Perseroan juga menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Mei 2026 untuk mendapatkan restu pemegang saham atas rencana tersebut. PT Pangan Sejahtera Investama saat ini menjadi pemegang saham pengendali AISA dengan porsi kepemilikan 58,47 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Topik Menarik