Mensesneg Sebut Pemotongan Gaji Menteri dan Anggota DPR Baru Wacana
IDXChannel - Kabar pemotongan gaji menteri dan anggota DPR dinilai baru rencana awal alias wacana. Kondisi fiskal sejauh ini diklaim aman meski harga minyak mentah dunia melonjak akibat konflik di Timur Tengah.
Wacana pemotongan gaji pejabat sebelumnya diutarakan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk merespons dinamika di Timteng. Rencana tersebut menjadi salah satu opsi di samping sejumlah pilihan kebijakan lain seperti penerapan bekerja dari rumah (work from home/WFH) hingga penghematan operasional birokrasi.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil oleh pemerintah terkait rencana pemotongan gaji menteri dan anggota DPR.
"Sebagai sebuah ide atau sebagai sebuah wacana saya kira sah-sah saja. Tapi kalau sebagai sebuah keputusan untuk kebijakan belum diambil, belum diputuskan," kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Persija Jakarta Sumbang Pemain Terbanyak ke Skuad Sementara Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Dalam kesempatan itu, Prasetyo menyebut kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini masih dalam keadaan aman meski defisit menyentuh Rp240 triliun hingga Maret 2026.
"Alhamdulillah fiskal kita masih masih cukup aman walaupun terjadi kenaikan harga minyak," kata Prasetyo.
Sementara terkait isu reshuffle atau perombakan kabinet Merah Putih, dia juga menegaskan belum ada keputusan apapun. Dia menegaskan evaluasi kinerja para pembantu presiden akan dilakukan setiap saat meski tidak serta-merta berujung pada pergantian menteri.
"Ya dalam berbagai kesempatan selalu kami sampaikan bahwa kalau pertanyaannya apakah ada evaluasi terhadap kinerja kabinet, terhadap kementerian-kementerian, tentu itu setiap saat, setiap hari, setiap waktu tentu terjadi evaluasi," ujarnya.
(Rahmat Fiansyah)










