COO Danantara Buka Suara soal Kebangkitan IHSG Hari Ini Tembus Level 6.000

COO Danantara Buka Suara soal Kebangkitan IHSG Hari Ini Tembus Level 6.000

Ekonomi | idxchannel | Jum'at, 12 Juni 2026 - 15:40
share

IDXChannel — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kebangkitan yang signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2026) dengan kembali menembus level psikologis 6.000.

Penguatan indeks ini secara dominan ditopang oleh kinerja positif saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya sektor pertambangan, perbankan pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan PT Telkom (Persero) Tbk (TLKM).

Sejak sesi pembukaan, saham-saham BUMN mencatatkan volume akumulasi beli yang masif dari investor domestik maupun asing. Saham BUMN di sektor pertambangan misalnya, naik hingga di kisaran 7 persen.

Menanggapi hal tersebut, Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, kepercayaan pasar terhadap ketahanan dan profitabilitas BUMN menjadi katalis utama yang berhasil membalikkan arah IHSG ke zona hijau dan memberikan energi positif bagi pasar modal Indonesia.

Dia juga turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pemangku kepentingan di pasar modal.

"Kami sangat bersyukur dan mengapresiasi kinerja positif IHSG yang hari ini berhasil kembali menembus level 6.000. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelaku pasar dan investor yang terus menaruh kepercayaan tinggi pada pasar modal Indonesia, dan secara khusus pada saham-saham BUMN," ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Lebih lanjut, Dony menegaskan, dominasi saham BUMN dalam mendorong laju IHSG bukanlah sebuah kebetulan. Dia bersyukur hasil dari transformasi dan penguatan fundamental bisnis yang terus berjalan di tubuh perusahaan-perusahaan negara direspons positif oleh pasar.

"Momentum positif ini menandakan bahwa kebijakan yang sedang dijalankan berada di jalur yang tepat. Iklim investasi yang stabil adalah kunci menarik kemitraan strategis bernilai tinggi. Bagi masyarakat luas, stabilitas ini memastikan biaya kebutuhan pokok terkendali, dan aliran investasi akan bermuara pada penciptaan lapangan kerja baru yang lebih luas. Hilangkan keraguan, mari bersama-sama kita jaga optimisme," kata Dony.

Kebangkitan IHSG dan rupiah hari ini tidak lepas dari sinergi langkah cepat dan strategis pemerintah bersama otoritas terkait. Pada 9 Juni 2026, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah taktis dengan menyesuaikan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen, sebuah keputusan krusial yang langsung memulihkan kepercayaan pasar.

Terpisah, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta publik untuk tetap tenang dan tidak khawatir. Sebab, instrumen pengaman ekonomi Indonesia bekerja dengan sangat baik dan fundamental perbankan terbukti kuat.

"Terima kasih kepada Mas Dasco yang terus memfasilitasi ruang diskusi. Alhamdulillah, sesungguhnya fundamental ekonomi kita, khususnya dari sisi perbankan, sangat kuat," kata Prasetyo.

Prasetyo juga secara khusus mengapresiasi kolaborasi para pelaku pasar negara. "Kami berterima kasih kepada Pak Dony (Oskaria) beserta seluruh jajaran di Himbara, kemudian dari Taspen, BPJS, dan INA yang terus berkoordinasi. Kita akan terus bekerja keras mengatasi tantangan ekonomi demi menciptakan kondisi yang stabil sebagaimana harapan kita bersama," katanya.

Ke depan, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen untuk terus mengawal performa seluruh portofolio perusahaan negara agar tetap adaptif dan tangguh menghadapi dinamika ekonomi global, serta secara konsisten hadir memberikan nilai tambah maksimal bagi pemegang saham dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

(Dhera Arizona)

Topik Menarik