BI Prediksi Pertumbuhan Kredit di Kisaran 8-12 Persen hingga Akhir 2026
IDXChannel - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan kredit 2026 tetap terjaga pada kisaran 8-12 persen.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, prospek ini didukung oleh masih besarnya fasilitas pinjaman yang belum digunakan (undisbursed loan) sebesar Rp2.576â triliun atau 22,41 persen dari plafon kredit yang tersedia, serta memadainya kapasitas pembiayaan bank yang tecermin pada rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 24,74 persen dan DPK yang masih tumbuh tinggi sebesar 13,47 persen (yoy) pada Mei 2026.
"Selain itu, perkembangan suku bunga perbankan diharapkan juga mendukung prospek kredit, di mana pada Mei 2026 suku bunga kredit tercatat sebesar 8,72 persen dan suku bunga deposito 1 bulan sebesar 4,26 persen," katanya saat konferensi pers hasil RDG BI di Jakarta Kamis (18/6/2026).
Adapun pertumbuhan kredit perbankan tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lebih lanjut. Kredit perbankan pada Mei 2026 tumbuh sebesar 11,51 persen (yoy), lebih tinggi bila dibandingkan dengan pertumbuhan pada April 2026 sebesar 9,98 persen (yoy). Berdasarkan kelompok penggunaan, perkembangan ini didukung oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi yang pada Mei 2026 masing-masing tumbuh sebesar 21,95 persen (yoy), 8,09 persen (yoy), dan 5,89 persen (yoy).
(kunthi fahmar sandy)










