Amazon Bersiap Luncurkan Pesaing Starlink Milik Elon Musk pada Akhir 2026

Amazon Bersiap Luncurkan Pesaing Starlink Milik Elon Musk pada Akhir 2026

Terkini | idxchannel | Senin, 6 Juli 2026 - 13:14
share

IDXChannel - Amazon telah memiliki cukup satelit untuk mulai menawarkan layanan internet Leo pada akhir tahun ini.

Dilansir dari Euronews pada Senin (6/7/2026), Leo diharapkan dapat menyaingi Starlink milik SpaceX pimpinan Elon Musk.

Perusahaan meluncurkan 29 satelit ke orbit dengan roket United Launch Alliance Atlas V pekan lalu, mengerek jumlah totalnya menjadi lebih dari 390 satelit.

"Itu cukup untuk mendukung layanan berkelanjutan di berbagai wilayah," kata Wakil Presiden Amazon Leo Chris Weber dalam sebuah unggahan di X.

Amazon mengumumkan proyek internet satelitnya pada 2019. Perusahaan memberikan nama Leo untuk proyek tersebut pada November 2025.

Amazon berambisi untuk meluncurkan sekitar 3.236 satelit. Namun, realisasinya terhambat oleh kekurangan kapasitas roket dan serangkaian kemunduran.

Kemunduran paling serius terjadi pada 28 Mei, ketika roket New Glenn milik Blue Origin, yang didirikan oleh pendiri Amazon Jeff Bezos, meledak selama uji coba di darat di Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida.

Leo akan menghadapi persaingan ketat dari Starlink milik SpaceX yang memiliki keunggulan signifikan. 

Starlink memiliki lebih dari 10.400 satelit aktif di orbit. Amazon Leo saat ini berada di peringkat ketiga, di belakang Starlink dan OneWeb yang memiliki sekitar 650 satelit.

Amazon membuka akses beta Leo untuk pelanggan perusahaan pada November dan menargetkan peluncuran komersial penuh pada kuartal ketiga tahun ini. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik