Patrick Kluivert Latih Tunisia usai Dipecat Timnas Indonesia? Bisa Main di Piala Dunia 2026
AMSTERDAM, iNews.id - Patrick Kluivert langsung masuk radar Federasi Sepak Bola Tunisia tak lama setelah didepak dari kursi pelatih Timnas Indonesia. Nama pelatih asal Belanda itu mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Sami Trabelsi yang baru saja kehilangan jabatannya.
Federasi Sepak Bola Tunisia bergerak cepat mencari nahkoda baru. Kluivert menjadi salah satu figur yang dipertimbangkan berkat pengalaman internasional dan rekam jejaknya sebagai legenda sepak bola Eropa.
PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Kluivert pada 16 Oktober 2025. Keputusan itu diambil setelah dia gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, target utama yang dibebankan kepadanya sejak awal penunjukan.
Sejak pemecatan tersebut, Kluivert belum menerima pekerjaan baru. Situasi itu membuka peluang besar baginya untuk kembali ke dunia kepelatihan dalam waktu dekat bersama tim nasional lain.
Jadwal Vietnam Vs Malaysia di SEA Games 2025 Sore Ini: Duel Penentu Nasib Timnas Indonesia U-22
Media Belanda, Telegraaf, mengungkapkan ketertarikan serius dari Tunisia. “Mantan pemain asal Belanda itu masuk dalam daftar pendek Federasi Sepak Bola Tunisia untuk menggantikan Sami Trabelsi yang telah dipecat dari posisi pelatih kepala, demikian dilaporkan sejumlah media di Tunisia,” tulis Telegraaf, Sabtu (10/1/2026).
Trabelsi Lengser, Kluivert Terbuka
Sami Trabelsi kehilangan jabatannya usai Tunisia menelan kekalahan menyakitkan dari Mali pada Piala Afrika 2026. Kekalahan itu terasa pahit karena Mali tampil dengan 10 pemain, sementara Tunisia harus tersingkir dari turnamen.
Telegraaf juga melaporkan konfirmasi dari orang-orang terdekat Kluivert terkait pendekatan tersebut. Pelatih berusia 49 tahun itu disebut bersikap terbuka terhadap tawaran Tunisia.
“Sumber-sumber di sekitar Kluivert membenarkan bahwa pihak federasi telah menanyakan apakah mantan pemain Ajax, AC Milan, FC Barcelona, dan Timnas Belanda tersebut terbuka untuk mengemban jabatan itu,” lanjut laporan tersebut.
Meski peluang terbuka, jalan Kluivert tidak sepenuhnya mulus. Tunisia memiliki sejumlah opsi lain dengan nama besar di dunia kepelatihan Eropa.
“Selain Kluivert, nama Laurent Blanc dan Patrick Vieira juga masuk dalam radar. Kluivert dan agennya, Soufian Asafiati, memilih untuk tidak memberikan komentar terkait pemberitaan tersebut,” tulis Telegraaf.
Situasi ini menjadi menarik karena Tunisia dan Belanda tergabung dalam Grup F Piala Dunia 2026. Jika Kluivert menerima jabatan tersebut, dia berpotensi menghadapi negara asalnya sendiri di ajang sepak bola paling bergengsi dunia.









