Sadis! Toni Kroos Vonis Barcelona Mustahil Juara Liga Champions

Sadis! Toni Kroos Vonis Barcelona Mustahil Juara Liga Champions

Olahraga | inews | Kamis, 15 Januari 2026 - 10:00
share

BARCELONA, iNews.id – Barcelona langsung mendapat tantangan besar usai menjuarai Piala Super Spanyol. Legenda Real Madrid Toni Kroos terang-terangan menyebut Blaugrana tidak akan mampu menjuarai Liga Champions musim ini.

Barcelona sedang berada di puncak kepercayaan diri setelah menaklukkan Real Madrid dengan skor 3-2 di Arab Saudi pada akhir pekan lalu. Kemenangan tersebut memperkuat posisi mereka sebagai penantang serius gelar di La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions.

Trofi Liga Champions menjadi target paling prestisius bagi Barcelona. Klub Catalan itu sudah 11 tahun tidak mengangkat gelar Eropa, membuat ambisi musim ini terasa semakin besar di tengah regenerasi skuad yang mulai matang.

Namun, tidak semua pihak percaya pada peluang Barcelona. Mantan gelandang Real Madrid, Toni Kroos, secara terbuka meragukan kemampuan Barcelona saat berbicara di podcast miliknya, Einfach mal Luppen.

“Barça masih sangat bahagia dengan Piala Super Spanyol, tetapi sekarang Liga Champions datang untuk Barcelona saat mereka harus melawan lawan-lawan level atas. Mereka tidak akan memenangkan satu pun gelar kontinental, setidaknya menurut saya,” ujar Kroos.

Pernyataan tersebut langsung memicu perdebatan, terutama karena Barcelona masuk daftar unggulan meski fase liga Liga Champions sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan.

Saat ini, Barcelona masih berjuang menembus delapan besar klasemen fase liga. Mereka tertinggal dua poin dari zona aman, namun masih memiliki peluang besar lewat dua laga tersisa melawan Slavia Prague di laga tandang dan FC Copenhagen di kandang.

Jika mampu mengamankan posisi delapan besar, Barcelona akan terhindar dari babak playoff tambahan. Fokus utama kemudian bergeser ke fase gugur, area yang kerap menjadi penentu nasib mereka dalam satu dekade terakhir.

Kunci Barcelona: Konsistensi dan Pertahanan

Barcelona memiliki modal kuat di lini tengah dan depan. Pedri, Lamine Yamal, dan Raphinha disebut sebagai pemain kelas dunia di posisinya masing-masing, memberi keunggulan teknis saat menghadapi tim-tim elite Eropa.

Masalah utama Barcelona masih berada di lini belakang. Sepanjang musim ini, mereka kerap kesulitan menjaga konsistensi pertahanan, meski performa menunjukkan perbaikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kondisi Pau Cubarsi dan Ronald Araujo menjadi faktor krusial. Jika keduanya mampu kembali ke level terbaik dan terhindar dari cedera, peluang Barcelona untuk melangkah lebih jauh tetap terbuka.

Vonis Toni Kroos memang tajam, namun Liga Champions kerap menghadirkan kejutan. Barcelona kini menghadapi ujian sesungguhnya, bukan lagi soal euforia kemenangan atas Real Madrid, melainkan pembuktian di panggung tertinggi Eropa.

Topik Menarik