Bursa MotoGP 2027 Panas! Bos Aprilia Akui Bezzecchi dan Jorge Martin Digoda Tim Rival
MILAN, iNews.id – MotoGP 2027 langsung memanas setelah bos Aprilia Racing Massimo Rivola mengakui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin sudah didekati tim rival.
Pernyataan tersebut menegaskan pergerakan agresif tim-tim pabrikan jauh sebelum musim 2027 dimulai. Hampir seluruh pembalap papan atas MotoGP akan habis kontrak pada akhir musim ini.
Nama-nama besar seperti Marco Bezzecchi, Jorge Martin, Francesco Bagnaia, hingga Marc Marquez masuk daftar pembalap bebas kontrak. Situasi itu membuat bursa transfer lebih cepat bergolak.
Aprilia Racing ikut terseret arus panas tersebut. Rivola menyebut dua pembalap andalannya menjadi target serius tim lain, terutama jelang perombakan besar MotoGP 2027.
Bezzecchi dan Martin disebut sebagai komoditas paling menarik di pasar pembalap. Performanya bersama Aprilia membuat keduanya dilirik dengan tawaran bernilai tinggi.
Rivola tidak menampik pendekatan tersebut. Dia mengaku tim rival berani mengajukan nilai finansial besar demi membajak pembalap Aprilia.
“Sejujurnya, saya tidak ingin melakukannya terlalu cepat. Tetapi mungkin saya terpaksa harus bergerak cepat karena tim-tim lain bergerak cukup agresif. Saya tahu mereka menawarkan banyak uang kepada pembalap kami,” kata Rivola, dipetik dari Crash, Jumat (16/1/2026).
Bezzecchi Dipagari, Martin Masih Dipantau
Aprilia kini fokus mengamankan Marco Bezzecchi. Pembalap Italia itu tampil impresif pada MotoGP 2025 dengan finis posisi ketiga, sekaligus menjadi aset utama tim pabrikan asal Noale tersebut.
“Namun pada akhirnya, ini adalah komitmen yang harus kami bangun bersama. Jelas, bersama Marco, kami sudah mulai membangun sesuatu yang bisa dikenang dan berkelanjutan,” sambung Rivola.
Situasi berbeda berlaku untuk Jorge Martin. Rivola mengungkapkan Aprilia belum memulai pembicaraan kontrak baru dengan sang juara dunia.
“Dengan Jorge, kami belum memulainya. Saya ingin melihat dia 100 persen bugar secara fisik, dan saat ini dia masih jauh dari kondisi itu,” ucapnya.
“Dan dia adalah juara dunia, jadi tentu akan sangat menyenangkan melihatnya bersama kami di masa depan. Namun pertama-tama, kami perlu memberinya waktu. Prioritas utama adalah memiliki motor sebaik mungkin,” tambah dia.
Martin sebelumnya sempat dikaitkan dengan Honda untuk musim ini. Dia dikabarkan mencoba mengaktifkan klausul performa dalam kontraknya bersama Aprilia, sekaligus menegaskan statusnya sebagai target utama pabrikan Jepang tersebut.










