Sikat Pengemplang Pajak, Purbaya bakal Sidak 2 Perusahaan Baja China Pekan Ini

Sikat Pengemplang Pajak, Purbaya bakal Sidak 2 Perusahaan Baja China Pekan Ini

Terkini | inews | Selasa, 20 Januari 2026 - 07:54
share

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bakal mengambil langkah tegas terhadap praktik lancung puluhan perusahaan baja asing yang beroperasi di Indonesia. Menkeu menjadwalkan kunjungan lapangan atau sidak ke sejumlah perusahaan baja asal China yang terdeteksi melakukan pengemplangan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Sidak tersebut rencananya akan dilaksanakan antara hari Selasa atau Rabu pekan ini guna menindaklanjuti temuan pelanggaran fiskal yang merugikan negara.

"Sehari dua hari ini saya akan ke sana," ujar Purbaya, dikutip Selasa (20/1/2026).

Sebelumnya, berdasarkan data kementerian, terdapat puluhan entitas bisnis di sektor baja yang seluruhnya berasal dari China yang kedapatan mengabaikan kewajiban perpajakan mereka.

Dari puluhan nama tersebut, pemerintah telah mengantongi dua nama besar yang akan menjadi target utama pemeriksaan mendadak.

Selain masalah PPN, Menkeu juga membongkar modus operandi lain yang digunakan perusahaan-perusahaan ini, yakni dugaan pemalsuan data karyawan melalui penggunaan identitas penduduk lokal secara tidak sah.

"Nama-namanya mungkin mereka beli KTP, tapi dia nggak bayar PPN. Tadinya mau digerebek, tapi nanti kita lihat dengan saat yang tepat," kata Purbaya pada Kamis (8/1/2026) lalu.

Purbaya heran perusahaan-perusahaan berskala besar tersebut yang bisa luput dari pengawasan dalam jangka waktu lama. Dia memberikan sinyal kuat akan melakukan evaluasi internal di lingkungan Kementerian Keuangan untuk mengusut potensi keterlibatan oknum pegawai yang melakukan pembiaran.

"Harusnya kan kalau perusahaan besar kan gampang ngelihatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat, nanti kita lihat ya," kata Purbaya.

Topik Menarik