Longsor Tutup Jalur Magelang–Boyolali, Alat Berat Dikerahkan
MAGELANG, iNews.id - Jalur utama Magelang–Boyolali, Jawa Tengah, untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi ini disebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan lereng Gunung Merapi dan Merbabu.
Tebing setinggi 25 meter di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, longsor dan menimbun badan jalan dengan material tanah setebal 1,5 meter serta panjang sekitar 30 meter. Selain menutup akses utama, longsoran juga menghambat jalur wisata di Kecamatan Sawangan.
Menurut Isnaryo, anggota TRC BPBD Sawangan, longsor terjadi sejak Rabu (21/1/2026) dini hari hingga pagi. Diduga struktur tanah yang labil menyebabkan tiga titik longsor di sepanjang jalur tersebut.
"Untuk yang jalur Boyolali terdapat tiga titik, yang pertama ada di Dusun Gondangsari, untuk yang dua titik ikut di Desa Wonolelo," ujar Isnaryo di lokasi.
Untuk sementara, arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif Magelang–Tlatar yang berjarak kurang lebih 10 kilometer. Sejumlah pengguna jalan memilih jalur lain demi keamanan.
Hingga siang ini, tidak ada laporan korban jiwa. Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan serta warga masih terus melakukan kerja bakti membersihkan material longsor.
Alat berat juga akan diturunkan untuk mempercepat pembukaan akses, dan jalur diperkirakan dapat kembali dilalui pada sore hari.










