Kecelakaan Maut Truk Trailer Rem Blong di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi, 5 Orang Tewas
TANAH DATAR, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di jalur Padang Panjang–Bukittinggi, tepatnya di Nagari Panyalaian, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (26/1/2026). Insiden ini melibatkan truk trailer bermuatan pupuk yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan rekaman CCTV di sekitar lokasi, truk trailer terlihat melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang. Kendaraan berat tersebut tampak tidak terkendali sebelum akhirnya menabrak sebuah truk boks, sejumlah sepeda motor hingga warung milik warga di pinggir jalan.
Truk trailer bermuatan pupuk bernomor polisi BK 9634 XA yang melaju dari Sumatra Utara (Sumut) menuju Padang itu diduga mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintasi jalur menurun. Akibatnya, kendaraan tersebut menghantam truk boks bernomor polisi BA 8089 NU yang berada di depannya.
5 Tempat Wisata di Sentul yang Lagi Viral, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun Bareng Keluarga!
Benturan keras membuat truk boks terpental ke pinggir jalan, sementara truk trailer terjun ke halaman rumah warga dan terbalik. Pengemudi truk trailer bernama Bandes Hotmaruli Tua Sihaloho, warga Sumut, ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sopir truk boks, Zulfia warga Agam, mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan medis. Selain itu, korban meninggal dunia lainnya yakni Alfizan, Jefrizal dan Dian Febri yang merupakan warga Nagari Panyalaian, serta Yan Rahmat, warga Kota Bukittinggi.
Sementara korban luka-luka lainnya di antaranya Gustiawan, warga Deli Serdang, Sumatera Utara dan Elfi Febrianti, warga Bukittinggi. Seluruh korban dievakuasi ke RS Yarsi Padang Panjang dan RSUD Padang Panjang.
Seorang saksi mata bernama David mengatakan, truk trailer melaju sangat kencang saat kondisi jalan sedang sepi.
“Dari arah Bukittinggi ke Padang Panjang. Kencang ini kendaraan. Kecelakaan saat jalan sepi,” ujarnya.
Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pascakejadian, Satlantas Polres Padang Panjang sempat memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.
"Total yang meninggal 5 orang dan empat luka. Korban tewas sopir truk, pengendara motor dan dua warga dalam warung yang tertabrak," katanya.
Diketahui, jalur Padang Panjang–Bukittinggi merupakan salah satu jalur rawan kecelakaan, khususnya bagi kendaraan angkutan berat. Polisi mengimbau para pengemudi untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama di kawasan menurun.










