Prabowo soal Gejolak IHSG: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat dan Tangguh
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hal itu disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menurutnya, pesan tersebut ia kutip langsung, di mana Prabowo menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh. Pemerintah juga bertekad memantau kondisi keuangan.
"Pesan Bapak Presiden saya kutip langsung, kepada para investor domestik, mitra internasional dan masyarakat Indonesia, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan tangguh. Pemerintah berdiri teguh berdiri di belakang pasar keuangan kita," kata Airlangga mengutip ucapan Prabowo, Sabtu (31/1/2026).
"Dan kami berkomitmen pada iklim yang transparan, adil dan berkelas dunia," ungkap dia.
Sebelumnya, IHSG mengalami penghentian sementara 2 hari berturut-turut pada tanggal 27 dan 28 Januari 2026. Hal ini dipicu oleh penurunan tajam IHSG hingga 8 persen di kedua hari tersebut.
Wapres Gibran Tinjau Pembangunan SMA Taruna Nusantara IKN, Ditargetkan Rampung Januari 2026
Tekanan jual yang dilakukan investor membuat pelemahan indeks, merespons hasil rilis yang dilakukan oleh lembaga penyedia indeks global MSCI (Morgan Stanley Capital International). MSCI menilai bursa saham di Indonesia masih kurang transparan dalam memaparkan data para pemegang saham dalam ketentuan free float.










