Asian Pool Championship 2025 Resmi Ditutup, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Tempat Kompetisi Internasional!

Asian Pool Championship 2025 Resmi Ditutup, Hary Tanoesoedibjo: Indonesia Tempat Kompetisi Internasional!

Olahraga | inews | Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:14
share

JAKARTA, iNews.id – Asian Pool Championship 2025 resmi ditutup dan menjadi penegasan posisi Indonesia sebagai tuan rumah kompetisi olahraga internasional. Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) Hary Tanoesoedibjo menilai tingginya partisipasi atlet asing menjadi bukti pengakuan dunia.

Penutupan kejuaraan berlangsung di iNews Tower, Jakarta, Sabtu (31/1/2026), sekaligus mengakhiri rangkaian Asian 10 Ball Men & Women serta 9 Ball Juniors (U19 Boys) Pool Championships 2025.

Hary Tanoesoedibjo menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme peserta mancanegara. Dari total 225 atlet yang ambil bagian, mayoritas berasal dari luar Indonesia.

"Kami bangga karena dari 225 peserta, 133 dari luar negeri, peserta Indonesia 92, artinya dunia sudah melihat Indonesia sebagai tempat untuk kompetisi internasional," ujar Hary Tanoesoedibjo.

Kejuaraan tersebut mempertandingkan sejumlah kategori bergengsi. Filipina keluar sebagai juara sektor putra, Jepang menjadi yang terbaik di sektor putri, sementara Indonesia sukses meraih gelar juara pada kategori junior.

Hary Tanoesoedibjo menilai capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan biliar nasional. Selain prestasi atlet, penyelenggaraan turnamen berskala Asia dinilai berjalan sesuai standar internasional.

Asian Pool Championship 2025 juga memiliki makna historis. Turnamen ini menjadi edisi kedua yang digelar setelah lebih dari dua dekade tidak diselenggarakan di Indonesia.

"Ini merupakan Asian Pool Championship kedua setelah 20 tahun lebih, jadi kami merasa senang bisa terwujud. Bagi yang menang selamat dan bagi yang kalah masih ada kesempatan di tahun-tahun berikutnya," tuturnya.

Hary Tanoesoedibjo menegaskan komitmen POBSI untuk terus mendorong kemajuan biliar nasional melalui penyelenggaraan event internasional secara berkelanjutan.

"POBSI memiliki komitmen biliar supaya lebih maju lagi, supaya lebih terekspos di dunia internasional, mudah-mudahan even seperti ini, kejuaraan Asia bisa diselenggarakan setiap tahun," paparnya.

Hary Tanoesoedibjo juga mengungkapkan Indonesia telah memiliki pengalaman menggelar kejuaraan dunia dan kembali menargetkan agenda serupa pada 2026.

"Bahkan bukan hanya Asia, tahun lalu kami menyelenggarakan kejuaraan dunia dan rencananya juga tahun 2026 ini akan diselenggarakan di Indonesia juga," kata Hary.

Hary Tanoesoedibjo berharap agenda kejuaraan internasional bisa digelar rutin setiap tahun agar olahraga biliar semakin dikenal dan diminati secara global.

"Mudah-mudahan akan dilakukan Kejuaraan Dunia di 2026, Asia nanti di tahun berikutnya, jadi kalau bisa setiap tahun ada event internasional supaya billiard makin populer, makin dikenal di mancanegara," ucapnya.

Dalam penutupan acara, Hary Tanoesoedibjo hadir bersama putranya Warren Haryputra Tanoesoedibjo serta menantunya, pebulu tangkis Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Sejumlah tokoh penting biliar Asia turut hadir, termasuk Michael Alkhoury selaku Sekretaris Jenderal International Billiards and Snooker Federation.

Topik Menarik