BPS Lapor Orang Miskin di RI Tembus 23,36 Juta, Terbanyak di Wilayah Ini
JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah orang miskin di Indonesia ada sebanyak 23,36 juta di 2025. Dari jumlah tersebut, terbanyak berada di pulau Jawa.
Menurut Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti jumlah penduduk miskin di Pulau Jawa sebanyak 12,32 juta orang. Angka ini mencapai 52,75 persen dari total nasional. Sedangkan, penurunan kemiskinan terdalam terjadi di wilayah Maluku dan Papua yang mencapai 0,68 persen poin.
"Setiap provinsi juga memiliki garis kemiskinan yang berbeda-beda tergantung pada tingkat harga dan komoditas yang dikonsumsi di daerah tersebut... akan lebih tepat bila kita lihat dalam konteks bulanan bukan dalam konteks harian," ujar Amalia dalam konferensi pers, Kamis (5/2/2026).
Sementara itu, Amalia mengungkapkan bahwa tingkat kemiskinan nasional berhasil ditekan hingga ke level 8,25 persen, turun 0,22 persen poin dibandingkan Maret 2025.Penurunan ini setara dengan berkurangnya jumlah penduduk miskin sebanyak 490.000 orang, sehingga total penduduk miskin per September 2025 tercatat sebesar 23,36 juta orang.
Pengacara Bantah Nadiem Perkaya Diri terkait Kasus Korupsi Laptop: Nilai Aset Menurun Drastis
Amalia menjelaskan, Garis Kemiskinan (GK) pada September 2025 mengalami kenaikan 5,30 persen dari posisi Maret 2025. Namun, ia menekankan pentingnya menerjemahkan angka per kapita tersebut ke dalam konteks pengeluaran riil sebuah keluarga.
Mengingat rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,76 anggota keluarga, BPS menetapkan ambang batas pengeluaran bulanan yang lebih konkret.
"Garis kemiskinan per kapita perlu diterjemahkan menjadi garis kemiskinan per rumah tangga dan oleh sebab itu pada September 2025 secara rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia terdapat 4,76 anggota keluarga sehingga garis kemiskinan per rumah tangga miskin adalah sebesar 3.053.269 per bulan," ucap dia.










