Pembunuhan Brutal, Saif Al Islam Putra Muammar Gaddafi Ditembak 18 Kali
KAIRO, iNews.id - Saif Al Islam, putra mantan pemimpin Libya Muammar Gaddafi, dibunuh secara brutal di rumahnya, Kota Zintan, Selasa (3/2/2026) malam.
Stasiun televisi Al Arabiya, mengutip sumber pejabat keamanan Libya, melaporkan Saif Al Islam ditembak hingga 18 kali. Laporan tersebut dikonfirmasi oleh kerabat almarhum.
Ali Ramadan, kepala dewan publik suku Qadhadhfa, mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti Saif Al Islam dimakamkan pada Jumat (6/2/2026) di Kota Bani Walid. Pemakamannya terbuka untuk tamu dari berbagai negara dan perwakilan media.
Saif Al Islam sibuk di dunia politik, berupaya menghidupkan kembali kekuasaan sang ayah, Muammar Gaddafi yang terbunuh pada Oktober 2011.
Pada 2021, Saif Al Islam berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden Libya yang pada akhirnya tidak terlaksana.
Saif Al Islam Gaddafi, tewas setelah rumahnya diserang oleh orang tak dikenal, Selasa (3/2/2026).
Sebelumnya portal berita Libya Abaad News melaporkan, Saif Al Islam tewas dalam bentrokan bersenjata di Ibu Kota Tripoli. Namun kemudian beberapa sumber melaporkan, Saif Al Islam tewas setelah rumahnya di Kota Zintan diserang.
Ahmed Gaddafi, sepupu korban, mengonfirmasi kematian Saif Al Islam Gaddafi.
"Pesan suara terakhir Dr Saif dikirim sehari yang lalu. Dia meninggal untuk kalian, jangan biarkan darahnya tertumpah sia-sia," kata Ahmed, dalam pernyataan di akun media sosial X pada Rabu.
Uni Afrika mengecam keras pembunuhan Saif Al Islam.










