Kronologi Lengkap Pencurian Koleksi Batik di INACRAFT 2026, Ady Sky Rugi Rp1,3 Miliar!
JAKARTA, iNews.id – Kasus pencurian bernilai fantastis terjadi di ajang pameran kerajinan terbesar Tanah Air, INACRAFT 2026. Pengusaha batik sekaligus figur publik Ady Sky atau Rahmad Aminadi, harus menelan kerugian hingga Rp1,3 miliar setelah sejumlah koleksi batik tulis miliknya raib digondol pelaku.
Peristiwa itu terjadi sehari sebelum INACRAFT 2026 resmi dibuka, saat area pameran di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, masih dalam tahap persiapan. Pameran berlangsung mulai dari 4–8 Februari 2026.
Lantas, seperti apa kronologi lengkap pencurian kain batik yang menyeret nama figur publik Ady Sky sebagai korban dari insiden tersebut? Simak informasi selengkapnya hanya di berita ini.
Kronologi Lengkap Ady Sky Jadi Korban Pencurian di INACRAFT 2026
Menurut penuturan Ady Sky di Instagram, aksi pencurian terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.30 WIB, sehari sebelum acara dimulai, tepatnya 3 Februari 2026. Saat itu, kondisi pameran relatif sepi dan hanya dijaga oleh petugas keamanan umum. Stand Uni Batik Solo, yang terletak di Hall B nomor 161, menjadi sasaran utama.
Berdasarkan rekaman CCTV yang kemudian diunggah ke media sosial, empat orang pelaku terlihat memasuki area stand. Komposisi pelaku terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Mereka tidak langsung mencurigakan karena sempat mengaku sebagai pemilik atau pengelola stand Uni Batik Solo, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari sekitar.
Setelah berhasil menguasai situasi, para pelaku mulai menjalankan aksinya. Selama lebih dari 30 menit, mereka mengumpulkan berbagai koleksi batik bernilai tinggi, lalu memasukkannya ke dalam beberapa karung besar. Barang yang dicuri bukan batik biasa, melainkan batik tulis premium, termasuk batik sutra asli dan busana batik siap pakai.
Ady Sky mengungkapkan, koleksi yang raib merupakan hasil kerja panjang para perajin dan menjadi unggulan Uni Batik Solo di ajang INACRAFT tahun ini. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp1,3 miliar.
Usai kejadian, Ady Sky langsung melaporkan insiden ini ke Polres Metro Jakarta Pusat. Dari hasil penelusuran sementara, para pelaku diketahui kabur menggunakan mobil Toyota Calya dengan pelat nomor F 1091 FBU. Hingga kini, keempat pelaku masih dalam pencarian.
Melalui akun Instagram pribadinya, Ady Sky membagikan rekaman CCTV sekaligus membuka ruang bagi publik untuk membantu mengidentifikasi para pelaku.
"Kami kehilangan beberapa koleksi batik di tenant Uni Batik Solo di acara INACRAFT 2026. Video ini diunggah semata-mata untuk mencari informasi," tulisnya. dikutip Minggu (8/2/2026).
Dia juga berharap, dengan bantuan masyarakat, koleksi batik yang dicuri dapat ditemukan kembali dan para pelaku segera ditangkap. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.










