Israel Beri Waktu Hamas 60 Hari Letakkan Senjata atau Gaza Akan Diserang Lagi
TEL AVIV, iNews.id - Israel memberi ultimatum kepada Hamas untuk menyerahkan senjata dalam 60 hari. Militer Zionis mengancam akan melanjutkan serangan ke Jalur Gaza jika Hamas menolak seruan tersebut.
"(Hamas) Harus menyerahkan semua senjata (termasuk senapan),” kata Sekretaris Kabinet Israel Yossi Fuchs, seperti dilaporkan surat kabar The Times of Israel, dikutip Selasa (17/2/2026).
Fuchs mengklaim, batas waktu 60 hari tersebut tidak ditentukan oleh pemerintah Israel, melainkan pemerintahan Amerika Serikat (AS).
“Kami menghormati hal itu,” ujarnya.
Fuchs tidak menyebutkan kapan ultimatum tersebut mulai berlaku, namun dia mengindikasikan akan dimulai pada 19 Februari, bersamaan dengan pertemuan Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace di Washington DC.
“Kita akan mengevaluasinya. Jika berhasil, bagus. Jika tidak, maka IDF (Pasukan Pertahanan Israel) harus menyelesaikan misi tersebut,” ujarnya.
Hamas berulang kali menolak seruan untuk menyerahkan senjata. Kelompok perlawanan yang berkuasa di Gaza tersebut menegaskan selama penjajahan Israel terhadap Palestina masih berlangsung, perlawanan akan bertempur.










