Mencekam! 3 Siswi SMK Diadang Kawanan Monyet Liar di Gunung Budeg Tulungagung
TULUNGAGUNG, iNews.id – Tiga pendaki perempuan yang merupakan siswa SMK Ngunut diadang kawanan monyet liar usai mendaki Gunung Budeg di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (17/2/2026) siang.
Aksi kawanan monyet liar itu membuat ketiga pendaki panik dan ketakutan saat hendak turun gunung. Mereka kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung untuk meminta bantuan evakuasi.
Insiden bermula saat Azyana Ula Ramadani, Angel Aulia Azahra, dan Julia Dhea E melakukan pendaki sejak pukul 08.00 WIB. Setelah mencapai puncak dan berniat untuk turun sekitar tengah hari, perjalanan mereka terhenti oleh kawanan monyet yang diduga kelaparan dan mencari makanan dari pengunjung.
"Kawanan monyet tersebut semakin banyak dan mengerumuni para pelajar. Mereka sempat mencoba memberikan makanan ringan dan minuman dengan harapan monyet-monyet itu menjauh, namun yang terjadi justru sebaliknya, jumlah monyet semakin bertambah," ujar Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Dinas Damkarmat Tulungagung, Iwan Supriyono.
Dievakuasi Petugas Damkarmat
Merasa terdesak dan ketakutan, salah satu pelajar kemudian berinisiatif menghubungi nomor darurat Damkar Tulungagung sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas yang menerima laporan segera berkoordinasi dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gunung Budeg untuk melakukan pencarian posisi korban.
Saat tim penyelamat tiba di lokasi, kawanan monyet mulai membubarkan diri ke arah hutan. Petugas kemudian menjemput ketiga siswi tersebut dan mendampingi mereka turun hingga ke titik bawah pendakian.
Meski mengalami syok berat akibat dikerumuni hewan liar, ketiga pelajar tersebut dinyatakan dalam kondisi selamat.
"Proses evakuasi berjalan lancar. Ketiga pelajar hanya mengalami luka lecet ringan di bagian kaki akibat medan pendakian. Mereka berhasil turun dengan berjalan kaki didampingi petugas hingga sampai ke bawah," tambah Iwan.
Pihak pengelola wisata Gunung Budeg mengimbau kepada para pendaki agar lebih waspada dan disarankan tidak membawa makanan yang mencolok atau berlebihan yang dapat mengundang perhatian satwa liar di area tersebut.










