Drama Piala Asia Wanita 2026: Korut Protes Wasit dan Tinggalkan Lapangan saat Lawan China
SYDNEY, iNews.id – Timnas wanita Korea Utara memicu insiden kontroversial saat menghadapi China di Piala Asia Wanita 2026. Para pemain mereka melancarkan protes keras kepada wasit hingga sempat meninggalkan lapangan.
Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan yang berlangsung di Australia. Para pemain Korea Utara terlihat marah terhadap keputusan ofisial pertandingan sehingga permainan sempat terhenti.
Aksi protes tersebut menarik perhatian karena timnas wanita Korea Utara selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan besar di sepak bola Asia. Mereka bahkan memiliki reputasi lebih kuat dibandingkan tim nasional pria di level internasional.
Korea Utara tercatat pernah menjuarai Piala Asia Wanita sebanyak tiga kali. Namun gelar terakhir mereka diraih pada 2008.
Selain itu, tim tersebut juga pernah mencapai babak perempat final Piala Dunia Wanita pada 2007. Prestasi tersebut membuat mereka tetap diperhitungkan dalam turnamen besar di Asia.
PB POBSI Sambut Kedatangan Efren Reyes dan Django Bustamante, Momentum Emas Biliar Indonesia
Informasi mengenai para pemain Korea Utara relatif terbatas karena ketatnya pembatasan informasi dari negara tersebut. Banyak pemain dalam tim diketahui bermain untuk klub domestik utama mereka, April 25.
Fokus Besar pada Pembinaan Pemain Muda
Korea Utara dikenal memberi perhatian besar pada pembinaan sepak bola usia muda. Program tersebut membuat tim nasional mereka secara konsisten memiliki pemain dengan usia relatif muda.
Seluruh pemain yang dibawa ke Piala Asia Wanita kali ini diyakini masih berusia di bawah 30 tahun. Komposisi tersebut menunjukkan fokus mereka pada regenerasi dan pengembangan pemain.
Performa Korea Utara di turnamen ini sebenarnya cukup meyakinkan sebelum insiden terjadi. Pada pertandingan pembuka, mereka berhasil mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-0.
Tidak berhenti di situ, Korea Utara juga menunjukkan dominasi saat menghancurkan Bangladesh dengan kemenangan telak 5-0.
Hasil tersebut membuat mereka tampil sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam turnamen. Namun insiden protes keras terhadap wasit saat menghadapi China menjadi sorotan besar dalam perjalanan mereka di Piala Asia Wanita kali ini.










