Finalissima 2026 Batal, Lionel Messi Kehilangan Peluang Raih Gelar ke-47
BUENOS AIRES, iNews.id – Finalissima 2026 batal digelar sehingga Lionel Messi kehilangan kesempatan menambah koleksi gelar internasional dalam kariernya.
Pertandingan tersebut awalnya diproyeksikan mempertemukan tim nasional Argentina dan Spanyol. Duel itu menjadi salah satu laga paling dinantikan menjelang Piala Dunia 2026.
Laga tersebut juga diperkirakan menjadi pertemuan pertama antara Lionel Messi dan bintang muda Spanyol Lamine Yamal di level internasional. Namun pertandingan yang dinantikan publik sepak bola dunia itu akhirnya tidak pernah terjadi.
Finalissima seharusnya menjadi panggung penting bagi Argentina untuk menguji kekuatan melawan salah satu tim favorit juara dunia. Spanyol dianggap sebagai salah satu kandidat kuat dalam Piala Dunia mendatang.
Bagi Messi secara pribadi, pertandingan itu menjadi peluang memperluas warisan kariernya di sepak bola internasional. Kapten Argentina tersebut berpotensi menambah satu lagi trofi bergengsi.
Messi Kehilangan Peluang Trofi ke-47
Hasil Dubai Championships 2026: Janice Tjen Lolos 16 Besar Usai Singkirkan Leylah Fernandez
Sejumlah laporan media menyebut pemain Argentina dan Spanyol sebenarnya siap menjalani pertandingan tersebut. Kedua tim nasional tidak menunjukkan penolakan terhadap rencana laga tersebut.
Namun perbedaan sikap antara federasi sepak bola dan konfederasi akhirnya membuat pertandingan tidak terlaksana. Negosiasi yang melibatkan UEFA, CONMEBOL, dan federasi nasional tidak mencapai kesepakatan.
Messi sendiri tidak terlibat dalam proses negosiasi tersebut. Meski begitu, pembatalan laga membuat pemain Inter Miami tersebut kehilangan peluang meraih gelar ke-47 sepanjang karier profesionalnya.
Selain kehilangan peluang trofi, Argentina juga kehilangan kesempatan menjalani pertandingan besar menjelang Piala Dunia 2026. Laga melawan Spanyol dinilai sebagai ujian penting bagi tim juara dunia tersebut.
Masalah lokasi pertandingan juga menjadi kendala utama. Awalnya Doha, Qatar, dipertimbangkan sebagai tuan rumah pertandingan tersebut.
Namun rencana tersebut tidak terlaksana karena situasi ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah. Panitia kemudian mempertimbangkan lokasi netral sebagai solusi alternatif.
Kisah Persahabatan Greysia Polii dan Chang Ye-na, saat Empati Meruntuhkan Tembok Rivalitas
Perbedaan jadwal juga menjadi faktor yang menghambat kesepakatan. Argentina menolak tanggal pertandingan pada 27 Maret dan mengusulkan jadwal baru pada 31 Maret.
Perbedaan pandangan tersebut akhirnya membuat rencana Finalissima 2026 tidak pernah terwujud. Publik sepak bola dunia pun kehilangan salah satu pertandingan paling dinantikan tahun ini, termasuk duel bersejarah antara Lionel Messi dan Lamine Yamal.










