Cerita Pilu Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Tol Tegal: Sedikit Lagi Sampai Rumah
TEGAL, iNews.id – Isak tangis menyelimuti keluarga besar Gunawan (42). Niat hati hendak mudik untuk merayakan Lebaran di Petarukan, Pemalang, satu keluarga asal Bekasi ini justru mengalami kecelakaan maut di ruas Tol KM 290 Jalur B, wilayah Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026).
Berdasarkan data dari pihak kepolisian dan rumah sakit, korban meninggal dunia merupakan satu kesatuan keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua orang anak. Identitas keempat korban yakni, Gunawan (42) – Suami/Pengemudi, Devi Agustina (33) – Istri, Nafisah Maisaroh (11) – Anak, dan Narendra Dewan Gaozan (8) – Anak.
Satu korban lainnya yakni balita bernama Murel Arshaka Sachid (3) dilaporkan selamat namun mengalami luka berat. Saat ini, bocah malang tersebut tengah menjalani perawatan intensif di RS Siaga Medika Pemalang.
Keluarga korban, Nur mengatakan, kecelakaan yang dialami Gunawan dan keluarganya sangat menyesakkan karena sebenarnya sudah sangat dekat dengan kampung halaman di Petarukan, Pemalang.
“Sedikit lagi sampai, tapi takdir berkata lain," ujar Nur, salah satu kerabat korban dengan nada lirih di Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang.
Diperoleh informasi, kecelakaan melibatkan mobil keluarga bernopol B 2399 FFR yang menabrak bagian belakang bus bernopol T 7622 DA yang sedang berhenti di bahu jalan.
Peristiwa bermula saat mobil yang dikemudikan Gunawan melaju dari arah Bekasi menuju Pemalang di jalur one way. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan oleng ke arah kanan.
Nahas, di bahu jalan tersebut sedang terparkir bus yang dikemudikan Tarso, warga Karawang. Benturan keras tak terhindarkan, mobil pemudik tersebut menghantam bagian belakang bus hingga mengalami kerusakan parah.
Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra Setiyawan, mengonfirmasi bahwa seluruh jenazah telah dievakuasi ke ruang pemulasaran jenazah, sementara korban luka langsung ditangani secara medis.
Kepala Jasa Raharja Pekalongan, Jullyanto Eka Prasetia, menyatakan pihak Jasa Raharja akan segera memproses santunan bagi para korban meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan bagi korban luka sesuai ketentuan yang berlaku.
Petugas dari Satlantas Polres Tegal masih melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan penyebab pasti kecelakaan di jalur tengkorak tersebut.









